Forkopimda Taput Tegaskan Penundaan Kegiatan Melibatkan Orang

  • Whatsapp
Tim Gugus Tugas langsung turun mengawasi keramaian

BeritaTapanuli.com, Taput – Pada Pernyataan Bersama Forkopimda, langkah-langkah yang diambil dalam pencegahan penyebaran Virus Covid-19 ditandatangani pada tanggal 16 Maret 2020 lalu, disebutkan untuk menunda kegiatan yang melibatkan banyak orang, seperti aktivitas di rumah ibadah maupun pesta-pesta.

Menindak lanjuti pernyataan bersama itu, Tim Gugus Tugas dari TNI/Polri dan Satpol PP setiap hari mengelar razia untuk membubarkan keramaian yang masih ada, seperti warung makan, cafe-cafe dan keramaian lainnya.

Sementara untuk pesta adat yang tidak bisa ditunda lagi dan terpaksa harus dilaksanakan, Tim Gugus Tugas langsung turun mengawasi dan mengecek semua undangan pesta yang kemungkinan terpapar melalui pengukuran suhu.

Dan untuk berikutnya Bupati Taput dan Forkopimda  menegaskan agar acara pesta ditunda hingga kondisi aman untuk Covid-19 ini.

Baca juga  Jelang Hari Raya Idul Adha 1440 H, Polres Sibolga Turunkan 99 Personil Pengamanan

Terpisah, Bupati Taput Drs. Nikson Nababan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Satika Nikson Nababan Boru Simamora, membuka Dapur Umum untuk produksi Minuman Sehat Wedang Jahe.

Bupati Taput Drs. Nikson Nababan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Satika Nikson Nababan Boru Simamora, membuka Dapur Umum

Tujuannya dalam upaya membantu masyarakat meningkatkan stamina dan imunitas dalam menghambat penyebaran virus Covid-19 yang langsung dibagikan kepada masyaraka, melalui Camat dan Kepala Desa, di Gedung Nasional Tarutung, Selasa (24/03).

“Di tengah kelangkaan APD (Alat Pelindung Diri), di samping memproduksi masker, disinfektan dan wastafel mobile,  juga ada upaya Pemerintah untuk membantu masyarakat meningkatkan stamina masyarakat lewat minuman sehat berupa wedang jahe yang sebenarnya bahan dasarnya gampang didapatkan. Tetapi saat ini bahan dasar minuman sehat ini juga mengalami kenaikan harga dan sulit di dapatkan,” ujar Nikson.

Baca juga  Warga Arse, Tahan Ribuan Kubit Kayu Bulat

“Saya himbau kepada seluruh masyarakat agar membangkitkan kembali budaya Toga (Taman Obat Keluarga), seperti kunyit, jahe, serei, temulawak, daun sirih dan tanaman obat herbal lainnya. Ini tanaman obat alami untuk meningkatkan stamina tanpa resiko kimiawi dan bisa digunakan setiap saat dan selalu segar. Setiap saat mau digunakan tinggal ambil di taman dan masing masing keluarga bisa meracik masing masing,” ujarnya menambahkan.

“Untuk itu, mari kita lawan bersama Penyebaran Virus Covid-19 ini, segala upaya kita lakukan dan tetaplah tinggal di rumah, hindari keramaian,” ujar Bupati mengakhiri. (F/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan