PMI Bersama Hongkong Red Cross Serahkan 110 Paket Sekolah Untuk Siswa Terdampak Bencana di Tapteng

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, BADIRI – Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi bersama perwakilan dari Hongkong Red Cross (Palang Merah Hongkong) dan PMI Sumatera Utara menyerahkan bantuan Paket Perlengkapan Sekolah kepada siswa-siswi yang terdampak bencana alam. Penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat di SMK Negeri 1 Badiri, pada Kamis 4 Juni 2026,

Wakil Bupati yang juga sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Tapteng menyampaikan apresiasi atas kepedulian Hongkong Red Cross.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan juga selaku Ketua PMI Tapanuli Tengah sangat bersyukur atas hadirnya teman-teman dari Hongkong Red Cross yang telah peduli kepada siswa-siswi terdampak bencana di Tapanuli Tengah. Kita berharap kerja sama dan sinergi kemanusiaan ini dapat terus terjalin dengan baik di masa depan,” ujar Mahmud Efendi.

Baca juga  Brigjen Asep Kunjungi Lokasi TMMD 108 Kodim 0211/TT, Akui Sudah Sesuai Target

“Ada saudara-saudara kita dari Hongkong, PMI Pusat, dan PMI Provinsi Sumatera Utara yang turut memberikan perhatian penuh untuk membantu meringankan beban masyarakat kita di sini,” tambahnya.

Mahmud menekankan bahwa proses belajar-mengajar harus tetap berjalan demi masa depan mereka, serta tidak patah semangat.

Sementara itu, Jean Lin selaku Programme Coordinator, International Relief Service dari Hongkong Red Cross menyampaikan rasa empati sekaligus harapannya bagi para siswa di Tapanuli Tengah agar tetap semangat belajar meraih cita-cita.

“Kami dari Palang Merah Hongkong datang membawa sedikit hadiah agar teman-teman bisa belajar dengan lebih baik. Kami tahu teman-teman di sini sempat terdampak banjir. Semoga bantuan ini bisa membantu dan membuat keadaan menjadi lebih baik,” ungkap Jean Lin.

Baca juga  Kepala Bappeda Tapteng Sesalkan Rumor Pencitraan, Begini Penjelasannya

Bantuan yang disalurkan dalam aksi kemanusiaan ini berjumlah 110 paket sekolah. Setiap paketnya berisikan perlengkapan belajar yang komprehensif, meliputi, tas sekolah, buku tulis, tempat minum (tumbler), tempat makan, pensil warna, pensil, dan pulpen, serta penggaris.

Aksi kolaboratif antara Pemkab Tapteng, PMI, dan Hongkong Red Cross ini diharapkan dapat memulihkan psikologis para siswa serta memastikan hak pendidikan anak-anak di wilayah terdampak banjir tetap terpenuhi dengan layak.(r)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan