Update : Warga Sipoholon Itu Ternyata Positif Covid-19 Hasil Swab Litbangkes Jakarta

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Taput – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tapanuli Utara, kembali menggelar siaran pers terkait perbedaan hasil swab test dari Litbangkes Jakarta.

Dan ternyata TS warga Sipoholon, dari Litbangkes Jakarta dinyatakan dengan hasil Positif Covid-19, Minggu, (26/04/2020).

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Taput, telah menggelar konferensi Pers pada Rabu (22/4) lalu, sempat menyatakan bahwa swab test negatif Covid, berdasarkan hasil swab test PCR yang dikeluarkan Lab di Medan.

Berdasarkan hal tersebut, Bupati Taput, Nikson Nababan segera memerintahkan Dinas Kesehatan dan RSUD Tarutung melakukan tracing, malam itu juga Minggu (26/04) dan hari ini Senin (27/04), terhadap warga yang kontak pasien TS sebelumnya.

Baca juga  Ternyata Nilai Passing Grade di SKD CPNS 2019 Turun, Mau Tau?

Mulai dari tenaga medis di Puskesmas tempatnya berobat, maupun RSUD Tarutung, keluarga dan masyarakat.

Ada total 222 orang yang di Rapid Test, dengan rincian Pegawai Puskesmas sebanyak 29 orang, pegawai RSUD Tarutung 177 orang, keluarga TS sebanyak 2 orang dan masyarakat 14 orang.

Dari hasil Rapid Test tersebut, terdapat 48 orang yang hasilnya reaktif (+) yaitu 45 orang Petugas RSUD dan 3 Orang Petugas Puskesmas Habinsaran dan selebihnya non reaktif.

Sebanyak 48 orang yang hasil Rapid Test nya reaktif (+) saat ini sudah di isolasi, ada yang di isolasi di rumah sakit dan ada yang isolasi di rumah (apabila kondisi rumah memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri).

Baca juga  Sempat Lemparkan Barang Bukti, Warga Sibolga Ditangkap Polres Tapteng

Perlu kami sampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa Rapid test corona digunakan hanya sebagai skrining atau penyaringan awal.

Dan untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi Covid-19 adalah hasil pemeriksaan swab.

Kami tetap menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan resah namun tetap waspada.

Jangan menghakimi dan mengucilkan orang yang terpapar virus, karena yang perlu kita jauhi adalah virusnya dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga jarak, jangan berkerumun, dan gunakan masker.

“Secara khusus kepada keluarga, kami minta agar tetap tenang menyikapinya.
Salam Indonesia Sehat, Terimakasih, Horas, dan Merdeka. Demikian kami sampaikan untuk diketahui masyarakat.” Pungkasnya. (F/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan