Rumah Kosong Dibongkar, Satu Sepeda Motor Raib di Maling

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Satu unit sepeda motor (Septor) jenis Honda All New Beat Street FI Esp CW CBS, berwarna Silver raib saat dititipkan dirumah kosong, dilingkungan Kel. Hajoran, Kec. Pandan, Kab. Tapanuli Tengah.

Pemilik sepeda motor bernama Risda Sanwira Zebua (19), warga Jalan Pulo Rembang, Kel. Pasar Belakang, Kec. Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumut.

Sebelumnya ia tengah menitipkan septornya kepada orang tuanya di sebuah rumah kosong yang berada di depan rumah orang tuanya.

Hal itu juga dibenarkan Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat melalui Paur Humas Iptu Rensa Sipahutar, sesuai laporan polisi pada Senin (30/9), bahwa saat kejadian korban sedang berada di Medan.

“Kejadian Minggu, tanggal 29 September 2019, sekira pukul 04.30 WIB. Dilaporkan pada Senin tgl 30 September 2019  pkl 14.30 WIB, tempat kejadian di dalam rumah kosong yang tidak di tempati oleh pemilik rumah,” terang Rensa.

Baca juga  Susun Strategi Ketahanan Pangan Wawako Padangsidimpuan Arahkan Jajarannya

Masih lanjutnya, pemilik rumah adalah paman pelapor bernama Ramadhan Sigalingging. Hal itu juga dibenarkan oleh saksi bernama Sarifuddin Zebua (46 thn), seorang nelayan, warga Lkg IV, Kel. Muara Nibung, Kec. Pandan, Kab. Tapanuli Tengah, bersama dua saksi lainnya, yang berhasil dimintai keterangannya.

Dalam kejadian tersebut, korban dirugikan senilai Rp 20,000.000 ( Dua Puluh Juta Rupiah).

Sementara itu, polisi kini melakukan pencarian pelaku. Serta mengamankan sejumlah bukti pendukung, berupa satu buah pisau stanles, 1 buah batu kali, 1 kepala kunci kontak yang rusak, 2 buah kunci kontak, serta 1 buah STNK asli dengan nopol BB 6575 NO.

Kronologi kejadian :

Pada hari Jumat (27/9) sekira pukul 19 .00 Wib, pelapor ke rumah orang tuanya Sarifuddin Zebua untuk menitipkan Septor miliknya karena ingin pergi ke Medan.

Baca juga  Keppres : Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik diberhentikan secara tidak terhormat

Keesok harinya, Sabtu (28/9) sekira pukul 22.00 WIB. Pelapor yang sudah berada di Medan, kemudian menelepon orang tuanya seraya menanyakan septornya. Kemudian dijawab orang tuanya telah menyimpan di depan rumah kosong milik paman korban.

Pada pukul 04.30 WIB, kakek pelapor bernama Saradodo Zebua, yang saat itu tinggal bersama orang tua korban terbagun. Hendak ke kamar mandi dan tepat di depan pintu rumah, kakek korban telah melihat pintu depan rumah  kosong tersebut telah terbuka.

Selanjutnya kakek pelapor membangunkan ortu pelapor dan bersama sama mendatangi rumah kosong tersebut. Ternyata di dalam rumah kosong tersebut sudah tidak ada lagi  Septor Pelapor. (Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan