Masa Tanggap Darurat di Taput Diperpanjang, hingga 20 April 2020

  • Whatsapp
Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan saat memimpin rapat

BeritaTapanuli.com, Taput – Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si., memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinanan Daerah (Forkopimda), Rabu (08/04/2020)

Dihadiri Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan, Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen, Dandim 0210/TU Roni Agus Widodo dan Kajari Tatang Darmi.

Membahas penanganan Pandemi COVID-19, bertempat di Ruang Kerja Bupati, Kantor Bupati Tapanuli Utara-Tarutung.

“Penetapan perpanjangan status Daerah menghadapi pandemi saat ini, kedepannya direncanakan akan dilaksanakan setiap minggu.” Ujar Nikson.

“Saya yakin, melalui rapat ini, akan semakin memudahkan kita bekerja sesuai pembagian tugas yang telah kita tentukan, koordinasi yang baik ini akan tetap kita pertahankan,” lanjutnya.

Rapat yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Indra Sahat Simaremare dan para pimpinan OPD Gugus Tugas, Bupati mempersilahkan seluruh Forkopimda menyampaikan perihal laporan.

Termasuk tanggapan maupun masukan terutama terkait penyediaan masker, pemberian bantuan kepada masyarakat miskin yang terdampak di 11 Kelurahan serta ketahanan pangan.

Baca juga  Gelapkan Mobil di Taput, Pelaku Diringkus dari Sukabumi, Jawa Barat, Satu Lagi dari Lampung

Dandim 0210/TU, dikesempatan itu, mengatakan, agar pembagian bantuan harus efisien dan efektif.

“Perlu dilakukan rotasi para petugas Posko agar tidak monoton dan tetap semangat.” Jelasnya.

Sementara, Kapolres Taput, turut menyampaikan beberapa hal, antara lain: Tim Gabungan dari Polres, Kodim dan Dinas Sosial telah melakukan verifikasi masyarakat yang layak menerima bantuan.

Dan akan dilakukan validasi data lanjutan yang akan selesai minggu ini, cara teknis pembagian bantuan serta langkah-langkah antisipasi untuk ketersediaan beberapa bahan pokok.

“Dalam pendataan masyarakat penerima bantuan ini kita tekankan tidak tumpang tindih, bukan karena hubungan emosional efek Pilkades tapi lebih ke fakta di lapangan.” Ucapnya.

“Kita melakukan operasi dan penertipan pasar supaya harga tidak melonjak, telah dilakukan sosialisasi agar pedagang tidak menaikkan harga sesukanya, kita akan tegas kepada para spekulan,” tambah Kapolres Taput itu.

Baca juga  Tiga Unit Rumah  Permanen di Palopat Pijor Koling Terbakar

Pada rapat tersebut, Forkopimda menetapkan beberapa hal yang menjadi kesepakatan bersama, salah satunya perpanjangan masa Tanggap Darurat hingga 20 April 2020.

“Melihat perkembangan situasi secara Nasional, kita sepakati perpanjangan masa tanggap darurat hingga 20 April 2020.” Jelasnya.

Selain itu, kita berharap dukungan semua pihak untuk ketersediaan masker termasuk pengadaan secara mandiri.

Karena masker kesehatan kita utamakan kepada para petugas di garda terdepan dan tenaga kesehatan.

Demikian juga, minggu depan kita akan mewajibkan semua orang untuk memakai masker.

“Terima kasih kepada seluruh Forkopimda yang bekerja keras dalam penanganan situasi ini, kita duduk bersama dengan Forkopimda agar kebijakan dapat lebih cepat dieksekusi.” Ungkap Bupati.

Apa yang kita lakukan ini agar bisa tetap menjaga masyarakat yang kondusif dan tetap aman dari penyakit serta tersedia kecukupan atas sembako,” ucap Bupati mengakhiri. (F/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan