Bupati Taput Ajak Seluruh Aspek Dukung Pendirian Universitas Negeri, Ini Alasannya

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Taput – Strategi meningkatkan kesajahteraan masyarakat tidak cukup hanya dari hulu, namun harus digandeng dengan hilir.

Hal ini disampaikan Bupati Tapanuli Utara dalam bincang-bincang singkat dengan sejumlah pimpinan awak media local, di rumah Pendopo Tarutung beberapa waktu lalu.

Nikson Nababan, yang kini menjabat dua periode memimpin Taput ini, bermimpi arus utama peningkatan kesejahteraan tidak lain berdirinya Universitas Negeri di Tapanuli Raya.

Ia mencontohkan, saat univesitas berdiri, tentu motto orang batak yang masih kental pada “Anakkon hi do hamoraon diau”  akan menjadi pendorong, sebab, orang batak paling gigih menyekolahkan anaknya hingga ke jenjang yang paling tinggi.

Baca juga  Dispora Sibolga Keluarkan Surat Edaran, Begini Imbauannya

Dilandasi hal itu, maka berdirinya Universitas menjadi penting, termasuk menguntungkan bagi setiap aspek, ujarnya.

Ia menambahkan, dengan kegigihan orang batak menyekolahkan anaknya, maka uang yang tadinya dikirim keluar daerah, saat kuliah di universitas negeri di Tapanuli ini, maka uang itu tidak lagi beredar di luar Tapanuli namun di daerah kita, tentu ini menjadi arus uang yang positif.

Selain itu, kegiatan ekonomi lainnya akan meningkat, mulai dari kuliner, rumah kontrakan, bisnis kos-kosan, hotel, wisata, bahkan peningkatan penumpang di bandara Internasional Silangit juga akan meningkat.

Baca juga  Kabar Baik, RSUD Tarutung Miliki Alat Pengambil Sampel Covid-19

Ia berharap, segenap masyarakat bersama sejumlah tokoh batak dapat mendukung program ini, karena kapan lagi kita mulai kalau tidak dari sekarang, ujarnya.

Terkait, program tersebut, tokoh pemuda Sibolga Fernando Simamora mengaku sangat mendukung niat pendirian Universitas Negeri Tersebut.

Diakuinya, sudah saatnya Universitas Negeri menjadi pemikiran dan program bersama, apalagi dengan banyaknya niat masyarakat yang ingin menempuh pendidikan kejenjang lebih tinggi akan tetapi terhalang kemampuan ekonomi. Namun, kalau ada Universitas Negeri di sini, maka masyarakat yang tadinya kurang mampu mungkin akan lebih berani kuliah, ujarnya. (T/BT)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan