BeritaTapanuli.com – Kondisi ekonomi Indonesia kita berada diambang ketidak pastian, hal tersebut mengingat pertahanan keuangan Indonesia dengan mata uang rupiah yang kian melemah atas dollar Amerika.
Namun demikian, kebijakan fiskal yang turut mempengaruhi keuangan global masih dapat mempengaruhi penguatan rupiah.
Walau ditengah goncangan politik, aksi demonstrasi oleh sejumlah mahasiswa pasca pengumuman baiknya harga BBM non subsidi, kondisi ekonomi Indonesia masih dalam kategori kuat dan dapat bertahan.
Terbukti, sejak berlangsung aksi, kini rupiah masih tetap dilevel yang tidak mengkhawatirkan.
Meliris dari investing.com, saat ini nilai tukar rupiah atas dollar AS berada di harga harga juar 17.735 rupiah, sementara harga beli sudah berada di 18.085 rupiah /dollar.
Hal ini juga kini mempengaruhi bisnis penjualan alat elektronik hingga sejumlah smartphone.
Sementara itu, kebijakan pemerintah Indonesia yang masih menjaga harga stabilisasi BBM Subsidi ternyata sangat positif menjaga inflasi.
Sehingga harga bahan pokok merata di Indonesia belum mengalami lonjakan kenaikan. Walau melambat namun Indonesia masih bisa bertahan. (Red)






