Ternyata sejumlah warga masih hiraukan anjuran jaga jarak di Sibolga

  • Whatsapp
Kondisi Pasar Sibolga ditengah wabah Covid-19

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Pandemi corona virus disease (Covid-19), bukan saja mengganggu kesehatan, namun juga melumpuhkan pundi ekonomi atau pendapatan masyarakat.

Berbagai upaya dan himbauan pun terus dilakukan, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Termasuk melakukan penyemprotan desinfektan berskala besar, dan sedang.

Selain upaya pencegahan lewat penyemprotan yang dianggap bisa membunuh keberadaan virus tersebut. Pemerintah melalui gugus tugas, juga telah melakukan sosialisasi untuk menjaga jarak yang disebut dengan social distancing  serta Fisycal Distancing.

Harapannya, dengan kesadaran bersama, dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Namun, menelisik program dan himbauan tersebut, awak media ini mencoba menelusuri pasar kota Sibolga, Kamis (23/4/2020), pagi, tepatnya di perempatan (simpang empat) yang berdekatan dengan kantor Kelurahan Pancuran Gerobak, Kec. Sibolga Kota, Kota Sibolga.

Baca juga  Dua Pria Panik Saat Diberhentikan Petugas, Tau-tau Bawa Obat Terlarang

Betapa terlihat, masyarakat disekitar jalan terkesan setengah hati mengertikan keberadaan Covid-19.

Tak sedikit yang tidak mengenakan masker, bahkan jaga jarak sebagai himbauan pemerintah sia-sia tak dihiraukan.

Salah seorang pembeli ketika diwawancarai, mengaku bermarga/ boru Sihombing, kepada awak media, sebenarnya mengaku takut, terkadang dengan situasi dipasar seolah lupa tak peduli dengan keberadaan covid tersebut.

“Ya, takut si bang, ya gimana lagi, kita yakin sajalah, lihatlah itu, mereka juga sehatnya semua,” terangnya sambil berlalu membeli sayuran.

Baca juga  Mahmudin Harahap : Didalam hukum tidak ada "ecek-ecek", yang ada fakta

Amatan dilokasi, tampak sejumlah pembeli berhimpitan saat membeli cabai giling, meski sebagian ada yang mengenakan masker.

Padahal sebelumnya, salah seorang pelamar TNI di Korem 023/KS, dinyatakan positif Covid sesuai hasil Rapid Test di Rindam Siantar, yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sibolga, Firman Hulu, hari Rabu (22/4) di beberapa media. Dan, yang bersangkutan pernah tinggal kost di kota Sibolga. Dan saat ini, pemilik kost juga sedang diisolasi mandiri.

Terkait hal itu, Kepala Pasar Kota Sibolga, saat disambangi di pasar Nauli Sibolga belum dapat ditemui. (Red)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan