Preman Minta Uang Saat Renovasi Rumah, Ditangkap Polisi Minta Maaf

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Medan — Tindakan perbuatan premanisme kembali viral di dunia media sosial. Salah satunya di Facebook.

Kejadiannya di Medan, Sumatera Utara. Yaitu, perbuatan pungutan liar di sebuah rumah di Jalan Selam Simpang Gabus, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Terlihat pemilik rumah seorang ibu ibu merekam tiga orang pria yang sedang meminta uang dengan memaksa.

Alasannya, hanya karena pemilik rumah sedang memperbaiki rumahnya.

Di video itu, diunggah akun Instagram @medanheadlines.news, tertulis ‘Preman Minta Jatah Uang Buat renovasi rumah Di Jalan Selam Simpang Gabus Medan Area’.

Video itu diunggah pada Jumat (17/9/2021), dan sudah tayang hingga 30.440 kali dengan lebih dari 300 komentar saat dipantau Sabtu (18/9/2021) pukul 17.33 WIB.

Terkait kegelisahan itu, personel Polsek Medan Area pun bergerak cepat lalu menangkap ketiga pelaku.

Video berdurasi 55 detik itu, bahkan terlihat tiga orang pria itu berdiri dan duduk di depan rumah korban, saat diberikan uang sebesar Rp. 10 ribu, salah seorang terdengar ogah menerima.

Hingga perdebatan antara ketiga pria itu dengan seseorang perempuan yang terdengar suaranya di dalam rumahnya yang dibatasi pagar besi.

Baca juga  Usai Peresmian, Pelabuhan Ramai Dijadikan, Warga Berfoto Selfie

“Gini saja bu, ini kan rehab,” kata salah satu pria.

“Bukan rehab Pak, kalau rehab ketok semua. Kita harus minta izin,” ujar wanita itu.

“Iya bukan memang. Kita sama-sama kalau untuk apa, ya kita ya toleransi lah,” jawab wanita dalam video itu.

“Bantu lah kak,” sambung pria yang lain.

“Iya ini udah bantu lah. Kita aja mau dapat uang cepek pun susah jual indomie sebungkus cepek, dua ratus, tiga ratus,” jawab wanita itu.

“Bantu lah kak,” kata salah satu pria itu lagi.

“Ini semampu kita, seikhlas saya,” ujar wanita itu.

Dikonfirmasi melalui telepon, Kanit Reskrim Polsek Mdan Area, Iptu Rianto pada Sabtu (18/9/2021) membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Korban saat itu sedang memperbaiki rumahnya, dan kemudian datang tiga orang pelaku meminta sesuatu.

Pemilik menolak untuk memberikan sesuatu sebagaimana yang diminta oleh ketiga pelaku yang datang.

Rianto mengatakan, setelah viralnya video tersebut, pihaknya langsung turun ke lokasi dan menangkap ketiga pelaku lalu membawanya ke Mapolsek.

Pihaknya juga memanggil pemilik rumah untuk datang ke kantor polisi.

Baca juga  Jasad Korban Kapal KM Mujur Indah di Temukan Tim SAR

Saat kejadian itu, pemilik rumah tidak sempat memberikan uang kepada pelaku.

Begitupun saat bertemu di Mapolsek Medan Area, para pelaku akhirnya meminta maaf kepada korban dan ketiganya berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kemudian dilepaskan.

Begitupun korban tidak membuat laporan atas peristiwa itu.

Rianto mengimbau kepada masyarakat agar proaktif, jika ada orang atau sekelompok orang yang meminta sesuatu dengan cara yang tidak benar, agar tidak melayani permintaannya dengan memberi.

“Misalnya dia kerja dapat upah kan wajar. Tapi, kalau dia enggak kerja minta uang ya jangan dikasih. Nanti jadi rutinitas. Itu kebiasaan yang salah,” kata dia.

Pihaknya selalu siap jika ada masyarakat yang datang membuat pelaporan atau mengadukan masalahnya.

Di lapangan, kata dia, selalu ada patroli rutin untuk mencegah terjadinya tindakan melawan hukum.

Pihaknya juga tidak menunggu viralnnya kejadian baru turun ke lapangan.

“Jadi masyarakat jika ada masalah segera lapor ke polisi, kami akan bertindak. Kami tidak menunggu viral, patroli rutin selalu dilakukan. Tapi bisa saja kan, di sini ada patroli, kejadian di sana,” kata dia. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan