Pendaki Gunung Asal Sumatera Utara Meninggal, Diduga Dehidrasi

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sumbar – Seorang pendaki Gunung Kerinci, dikabarkan meninggal dunia. Berdasarkan informasi, korban bernama Iglesias Sinaga warga asal Sumatera Utara itu sempat kritis di shelter tiga dengan ketinggian sekitar 3.250.mdpl.

Hal senada disampaikan petugas R10 Kersik Tuo pendakian Gunung Kerinci Evaraizal Mirza, saat dihubungi dari Padang Aro.

“Korban sampai di R10 pada Senin pukul 23.45 Wib dan setelah dilakukan pengecekan oleh tim medis ternyata ia sudah meninggal diduga karena dehidrasi dan asam lambung,” katanya.

Berdasarkan informasi kawan-kawannya korban ini menderita asam lambung dan diduga juga mengalami dehidrasi saat sampai shelter tiga dan yang berhak menentukan ia meninggal hanya tim medis.

Baca juga  Sambut HUT RI dan Hari Jadi Kab. Tapteng, Lomba Vocal Solo Berhadiah Rp. 50 juta Digelar. Lihat Syaratnya

Dia mengatakan, saat ini jenazah korban masih di Rumah Sakit Umum Kerinci dan sedang dipersiapkan untuk diserahkan kepada keluarganya dari Pematang Siantar.

“Kami masih menunggu keluarga korban untuk diserahkan kepada keluarganya,” ujarnya.

Sedangkan dua pendaki lagi yang dievakuasi oleh petugas selamat dan sudah dijemput keluarganya.

Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Sumbar Yunaidi mengatakan para pendaki yang mengalami kritis di Gunung Kerinci naik pada 15 Agustus lalu, dari R10 dan direncanakan turun pada 17 Agustus.

“Satu orang ini kemarin memang kritis dan semalam baru sampai di R10 Kersik Tuo dan dipastikan oleh tim medis sudah meninggal,” katanya.

Baca juga  Pengurus Pusat IWO, Audiensi ke Ketua MPR, Sepakat Bekerja Sama Majukan Peradaban dan Kemanusiaan Bangsa Indonesia

Saat mendaki katanya, korban ini memiliki surat keterangan sehat oleh dokter dan kemungkinan ia kelelahan atau pengaruh cuaca di gunung.

Sementara pendaki lain, Anggini Putri Anaki (22), warga Pariaman Utara yang naik pada 15 Agustus 2019  saat melakukan pendakian fisiknya ngedrop dan sempat tidak sadarkan diri, namun sekarang sudah dijemput keluarganya dengan selamat.

Demikian juga Dewi FL Sinambela, setelah mendapat perawatan medis di Puskesmas juga berhasil diselamatkan. (sumber : Antara)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan