Lagi, Densus 88 Anti-teror Mabes Polri menangkap terduga teroris

  • Whatsapp
Ket foto : ilustrasi (istimewa)

BeritaTapanuli.comDensus 88 Anti-teror Mabes Polri kembali menangkap terduga teroris di Jalan Endro Suratmin Gang Merdeka, Waydadi Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, Sabtu (14/8/2021).

Salah seorang warga sekitar menerangkan, sehabis salat zuhur rumah terduga digeledah enam anggota Densus 88.

Mereka terlihat bersama polisi berpakaian preman dari Polsek Sukarame, Babinsa, Babinkamtibmas, RT dan lurah.

“Ditangkapnya sih tadi pagi, cuma baru digeledah tadi siang abis zuhur, sekitar setengah jam,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT 06 Lk 2 Weldan (59) menerangkan, petugas datang membawa sepeda motor.

“Datang sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka menggeledah lemari, menyita laptop, dan kartu SIM,” ungkapnya.

Menurut Weldan, terduga sudah lama tinggal di situ. Namun, ia tidak begitu mengenalnya. Dia tinggal bersama kakaknya, Said.

“Sejak awal hanya tinggal berdua, suami istri. Yang dibawa ini adiknya, saya tidak tahu ketangkap di mana. Saya cuma ikut penggeledahan,” paparnya.

Dia mengaku tidak ikut dalam penangkapan, hanya ditelepon untuk menyaksikan penggeledahan di kediaman terduga.

“Said dikenal dagang roti bakar dan selalu berbaur dengan warga,” kata dia.

Baca juga  Mobil Travel Asal Sibolga Alami Kecelakaan Maut di Jalan Tol, Ini Penjelasan Polisi

Pantauan di lokasi rumah terduga teroris, suasana terlihat sepi. Garis polisi pun tak terpasang.

Sebelumnya, Densus 88 juga berhasil menangkap terduga teroris di Medan Sumatera Utara, pada Jumat (13/8/2021) kemarin.

Sebagaimana dilansir dari tribunnews.com, terduga teroris itu disebutkan diamankan saat sedang membeli sarapan.

Adapun lokasinya di kawasan Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Medan.

Ternyata, sosok terduga teroris itu tak begitu dikenal oleh warga.

Ia jarang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Diketahui, Densus 88 menangkap terduga teroris di beberapa titik di Kota  Medan dan Deli Serdang.

Kepala Lingkungan XI, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Yusmidar yang ditemui di Kantor Kelurahan membenarkan bahwa adanya seorang pria diamankan.

“Benar, pagi tadi saya ditelepon orang Brimob. Saya disuruh mendampingi mereka saat mengamankan H,” ujarnya.

Menurutnya, penangkapan dilakukan pukul 9. Ia melihat petugas membawa barang bukti sepeda motor dan ponsel.

Yusmidar mengatakan, H tidak terdaftar di wilayahnya.

“Kalau yang diamankan itu bukan warga saya. Da datang ke rumah mertuanya.”

Baca juga  Dua ASN yang Tidak Sadarkan Diri Tanpa Celana di Dalam Mobil Berbuntut Panjang

“Nah mertuanya itu warga sini. Dia diamankan saat beli serapan di kawasan rumah mertuanya. Jadi polisi bawa dia ke rumah mertuanya,” bebernya.

Yusmidar mengatakan bahwa H masih muda.

“Kalau usia ya sekitar 30-an lah. Kalau informasi yang saya dapat, H itu dibawa ke Mako Brimob.”

“Keluarga juga dipersilahkan untuk ketemu di sana. Mungkin rumahnya tutup karena keluarga jenguk ke sana,” pungkasnya.

Sosok terduga teroris

H ditangkap bersamaan dengan beberapa orang lainnya di Sumatera Utara yang diduga terlibat terorisme.

Seorang warga yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, ia menyaksikan saat pria itu digiring petugas dari rumah tukang satai yang merupakan mertua H.

“Pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB, polisinya pakaian preman. Polisi cuma mengamankan menantu ibu itu. Tidak begitu jelas apa barang yang dibawanya,” bebernya.

Ia mengaku tidak cukup kenal dengan H lantaran jarang bersosialisasi dengan tetangga di sekitar rumah mertuanya.

“Kurang dia bersosialisasi, makanya saya tidak begitu kenal samanya. Tapi yang jelas itu statusnya menantu di rumah itu,” ucapnya. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan