Siap-Siap, Premium dan Pertalite Bakal Bergeser ke Pertamax

  • Whatsapp

Jakarta – PT Pertamina (Persero) akan menghapus secara perlahan penggunaan bahan bakar minyak atau BBM jenis bensin premium dan pertalite.

Melansir Kontan.co.id, pihak pertamina mengaku telah mempunyai strategi jangka panjang untuk mengurangi penggunaan BBM tidak ramah lingkungan itu.

Strategi penghapusan itu merupakan simplifikasi varian produk dan comply dengan Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/3/2017 yang mengatur soal baku mutu emisi gas buang kendaraan bermotor tipe baru untuk kendaraan bermotor roda empat atua lebih.

Dalam beleid itu, pemerintah menetapkan BBM tipe euro 4 atau setara BBM oktan 91 ke atas mulai tahun 2019 secara bertahap hingga 2021.

Sedangkan bensin dengan kadar oktan rendah atau di bawah 91 atau masuk standar euro 2 saat ini adalah Premium dan Pertalite.

Berdasarkan data yang dipaparkan Pertamina dalam rapat kerja bersama DPR, terdapat tiga skema yang menjaditahapan Pertamina untuk menghapus bensin berkadar RON 88 atau Premium dan RON 90 atau Pertalite itu.

Baca juga  Seorang Anak Meninggal Tersengat di Kawat Antisipasi Pencuri Dialiri Listrik.

Premium dan Pertalite akan Dihapus, SPBU Nanti Hanya Jual Pertamax dan Pertamax Turbo, Ini Skemanya

Pertama, pengurangan bensin Premium disertai dengan edukasi dan kampanye untuk mendorong konsumen menggunakan BBM RON 90 ke atas.

Kedua, pengurangan bensin Premium dan Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) disertai dengan edukasi dan kampanye untuk mendorong menggunakan BBM di atas RON 90 ke atas.

Ketiga, simplifikasi produk yang dijual di SPBU hanya menjadi dua varian yakni BBM RON 91/92 (Pertamax) dan BBM RON 95 (Petamax Turbo).

Saat ini, mengacu pada data yang sama, konsumsi bensin jenis Premium dan Pertalite dari tahun ke tahun masih mengalami kenaikan.

Baca juga  Berparas Cantik Terciduk dari Kos-kosan, 4 Orang Dinyatakan Tersangka

Rinciannya, penggunaan bensin Premium di tahun 2018 secara nasional mencapai 31,3% dari konsumsi BBM secara nasional. Pada 2019, konsumsi naik menjadi 33,3% dari penggunaan secara nasional.

Begitu juga dengan penggunaan bensin Pertalite yang masih mengalami peningkatan, dari tahun 2018 mencapai 52,4% secara nasional, kemudian meningkat di tahun 2019 menjadi 56,3% secara nasional

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, sebelumnya menjelaskan mengenai filosofi penyederhanaan produk BBM.

Sesuai regulasi pemerintah dan kesepakatan dunia tentang lingkungan, seluruh negara harus berupaya menjaga ambang batas emisi karbon dan polusi udara dengan standar BBM minimal RON 91 dan CN minimal 51.

“Jadi sesuai ketentuan itu, Pertamina akan memprioritaskan produk-produk yang ramah lingkungan. Apalagi kita juga telah merasakan di masa PSBB, langit lebih biru dan udara lebih baik,” ujar Nicke. (Sumber : KompasTV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan