Selain Terjaring Razia, Pelajar Positif Pakai Ganja

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Siantar – Sebanyak 17 orang terdiri dari beberapa pelajar diamankan petugas Sat Reskrim dan Sat Intel Polres Siantar, Kamis (15/10) siang.

Kecurigaan petugas, bermula saat mengantisipasi penyusup aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja di Kota Siantar.

Mereka, diamankan dari beberapa titik lokasi seperti dari depan SMP Negeri 4, tugu becak, Lapangan Merdeka dan depan Siantar Plaza.

Sejumlah pelajar tersebut juga beras dari beberapa sekolah menengah atas sederajat.

Bahkan, saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan beberapa isi chat provokatif yaitu hendak membakar kantor DPR.

Selain itu, diantara mereka juga membawa karton isi tuntutan dan bendera Merah Putih. Isi masing masing dari handphone mereka juga ikut diperiksa.

Baca juga  Polisi Tetapkan 4 Orang Tersangka Penjualan Vaksin Sinovac Di Sumut

Tiga orang telah dilakukan pemeriksaan urine, termasuk pemilik handphone yang berisi chat provokatif tersebut.

Pelajar masih kelas 1 SMA berinisial MAS tersebut dinyatakan negatif saat tes urine. Tetapi, pria putus sekolah berinisial AT, dinyatakan positif ganja.

Di depan Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP David Sinaga, pria tersebut mengaku tidak ingin ikut demonstrasi.

Ia datang dari rumahnya di Jalan Medan, hendak membeli shampo di Siantar Plaza. Namun, ia kemudian tertangkul oleh pihak kepolisian.

David Sinaga pun tidak langsung percaya. Ia meminta AT mengeluarkan uang untuk membeli shampo, dan hanya ada uang sekitar Rp 10 Ribu yang diduga bukan digunakan untuk membeli shampo.

Baca juga  Dua Pemuda Menyelinap di Kamar Korban, Ibu Tiga Anak Diperkosa

Ia juga mengaku telah bekerja di Kota Medan dan saat ini sedang tidak bekerja karena masa pandemi covid 19. Tak diingkarinya, kalau belum lama ini ia memakai narkotika jenis ganja.

“Ia pak pake ganja. Sedikit aja pak. Itu sama kawan,” tuturnya kemudian ditanyai siapa teman dan dimana mereka ngisap ganja.

Kepada wartawan yang sempat menanyainya, AT berpikir secara dewasa dan siap menanggung resiko atas kelakuannya.

“Ya mau gimana lagi bang. Kita hadapi lah bang. Itulah resikonya bang. Namanya itu yang kita lakukan,” tutur pria tersebut.

Tak berselang lama, ia diberi arahan dari oleh Kasat Narkoba untuk tidak memakai narkotika jenis apapun. (R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan