Nekat Nikahi Adik Kandung, Istri Lapor Kepolisi

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sulsel – Kasus pernikahan kakak beradik di satu keluarga menggegerkan wilayah Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Pria atas nama Ansar, sebelumnya sudah memiliki istri kembali menikahi seorang perempuan yang tidak lain adik kandungnya sendiri.

Dilansir dari media Covesia.com, sang pria akhirnya digugat cerai oleh isterinya dan melaporkan sang suami ke kepolisian.

Saat itu, istri sah Ansar, HE melaporkannya ke Polres Bulukumba pada Senin, 1 Juli 2019 kemarin. Hal ini disebabkan oleh kenekatan Ansar menikahi adik bungsunya sendiri di Kalimantan Timur. Diduga, pernikahan ini dilakukan karena sang adik telah hamil 4 bulan.

HE menyebut suaminya sepertinya sudah menikahi adiknya sendiri sekitar enam hari lalu. HE mengetahuinya setelah melihat video acara pernikahan Ansar dan melihat sendiri surat pernyataan dari kedua mertuanya. Selain melaporkan sang suami, HE juga sudah mengajukan perceraian.

Selain HE, kakak tertua Ansar juga mengaku kecewa dengan pernikahan ini dan tidak mau melihat kedua adiknya lagi.

Bahkan, Kepala Desa Salemba tempat mereka tinggal juga menyebut tidak akan lagi menerima Ansar di kampung halamannya lagi.

Sementara itu, pihak Polres Bulukumba menyebut masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Baca juga  Rusak Parah Sejumlah Ruas Jalan di Tapteng Butuh Perbaikan

“Kami baru menerima laporannya. Baru akan kami selidiki. Kami juga akan meminta keterangan dari saksi dan sedang mengumpulkan bukti,” ucap Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berri Juana Putra.

Risiko pernikahan sedarah

Pakar kesehatan menyebut incest atau pernikahan sedarah bisa menyebabkan dampak kesehatan yang sangat buruk, khususnya jika sampai pasangan ini memiliki keturunan.

Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa muncul pada keturunan dari pasangan pernikahan sedarah, dikutip dari laman doktersehat:

Albinisme

Pakar kesehatan menyebut anak hasil hubungan sedarah cenderung memiliki DNA yang kurang variatif. Hal ini disebabkan oleh miripnya DNA dari ayah dan ibu. Dampaknya bisa membuat sistem kekebalan tubuh sang anak jauh lebih rendah dari normal.

Pakar kesehatan menyebut 40 persen anak dari hasil perkawinan sedarah memiliki kelainan fisik atau bahkan cacat intelektual. Salah satu masalah kesehatan yang bisa menimpanya adalah albinisme, kondisi kekurangan melanin atau zat yang menentukan warna rambut, mata, dan kulit.

Biasanya, orang dengan masalah albinisme ini disebut sebagai orang albino. Mereka memiliki warna rambut dan kulit yang cenderung pucat dan warna mata yang terang. Mereka juga mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh sehingga rentan untuk terkena penyakit.

Baca juga  Hari DBD Asean, Kadis Kesehatan Tapteng Himbau 3M Plus

Polygamist’s down

Dalam dunia medis, polygamist’s down juga dikenal sebagai defisiensi fumarade. Masalah kesehatan ini bisa merusak saraf otak. Mereka yang menderita masalah kesehatan ini bisa mengalami kejang, gangguan keterbelakangan mental, hingga mengalami masalah seperti bibir sumbing, scoliosis, atau kaki pengkor. Bahkan, banyak anak dengan gangguan kesehatan ini yang hanya memiliki IQ sebanyak 25.

Habsburg Jaw

Habsburg Jaw adalah masalah kesehatan yang membuat anak memiliki cacat bawaan dengan gejala rahang bawah yang menonjol, bibir yang sangat tebal, dan lidah dengan ukuran yang sangat besar. Penderita masalah kesehatan ini cenderung mengalami gangguan berbicara dan gangguan makan.

Hemofilia

Cukup banyak kasus anak hasil pernikahan sedarah yang menderita hemofilia, masalah kesehatan yang menyebabkan gangguan pembekuan darah.

Philadelphoi

Penyakit philadelphoi bisa terjadi pada anak hasil pernikahan sedarah. Masalah kesehatan ini bisa membuat anak memiliki bentuk tengkorak yang tidak normal, bibir sumbing, gigi tonggos, kaki pengkor, hingga gangguan postur tubuh skoliosis.

Berbagai penyakit lain yang bisa muncul akibat pernikahan sedarah adalah penyakit cystic fibrosis, anemia sel darah sabit, hingga talasemia. (BT/int)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan