Ketua Perindo Sibolga : Protes Mandapot Pasaribu Bentuk Protes Serius Partai

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Ketua DPD Partai Perindo Sibolga, Maykel Fuater mengatakan, aksi yang dilakukan Mandapot Pasaribu saat rapat paripurna istimewa DPRD Sibolga, Senin siang (28/10/2019) sebagai bentuk protes serius.

“Itu sebagai bentuk protes serius dan sikap Partai Perindo atas ketidak ikutsertaan kader kita dalam pengambilan sumpah/janji jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Sibolga Periode 2019-2024,” tegas Maykel Fuater kepada wartawan.

“Kami meminta agar pengambilan sumpah dan janji itu ditunda hingga pemberkasan Mandapot Pasaribu yang kami yakini sengaja dipermasalahkan dan dihalangi itu “clear”. Sehingga pelantikan ketiga unsur pimpinan DPRD kemudian dapat dilaksanakan secara bersama-sama,” jelas Maykel.

“Sebab, kami telah melakukan upaya hukum. Sudah kami layangkan gugatan perdatanya ke Pengadilan Negeri Sibolga pada tanggal 27 Oktober 2019 kemarin, Register Perkara Perdata Nomor: 52/Pdt.5/2019/PN Sbg tanggal 28 Oktober 2019, perihal: Gugatan Perbuatan Melawan Hukum,” ungkapnya.

Baca juga  Polres Sibolga Sosialisasikan Penerimaan Calon Anggota Polri Rekrutmen Proaktif TA 2023, Ini Syaratnya

Dia menjelaskan, gugatan itu dilayangkan melalui kuasa hukum, Mahmuddin Harahap SH & Rekan.

“Jadi, kami melihat ada semacam konspirasi buruk untuk mengekang perjuangan Perindo di Kota Sibolga ini. Alasan berkas scan itu kan mengada-ada, apalagi kemudian kami telah menyerahkan berkas yang aslinya ke sekretariat DPRD untuk diproses pemberkasan,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, pada rapat istimewa DPRD Kota Sibolga itu, Fraksi Perindo, Mandapot Pasaribu, Selfi K Purba dan Herman Sinambela melakukan protes disaat berlangsungnya pengambilan sumpah jabatan dua pimpinan DPRD, Periode 2019-2024, Ahmad Syukri Nazry Penarik selaku Ketua dari Partai NasDem dan Jamil Zeb Tumori Wakil Ketua dari Partai Golkar, oleh Ketua Pengadilan Negeri Sibolga, Martua Sagala.

Baca juga  Hendak ke Sawah Seorang Nenek 74 Tahun Tertabrak Pelajar di Tapteng

Bahkan Mandapot Pasaribu dan Selfi K Purba walk out dari ruang rapat paripurna istimewa tersebut.

Diketahui, berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif pada Pemilu 2019 lalu, Partai NasDem, Golkar dan Perindo meraih suara terbanyak, dan berhak untuk menduduki kursi Pimpinan DPRD Kota Sibolga.

Terpisah, Mahmudin Harahap SH, saat di konfirmasi melalui seluler hari Selasa (29/10) membenarkan gugatan yang di layangkan ke MA melalui Pengadilan Negeri Sibolga pada tanggal 27 Oktober kemarin.

“Upaya hukum sudah kita layangkan malam Minggu, dan diregister hari Senin, dalam laporan kita, sebanyak 4 tergugat yaitu Gubsu, Walikota, Sekwan, dan Tapem,” ungkapnya singkat. (R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan