Kejaksaan Negeri Taput Tahan Mantan Direktur dan Bendahara RSUD Tarutung

  • Whatsapp
Keterangan foto: Kasipinsus Kajari Tapanuli Utara JR Hutauruk dirutan  Tarutung saat menitipkan kedua tersangka

BeritaTapanuli.com, Taput – Kejaksaan Negeri Tapanuli Utara, kembali menahan dua orang tersangka. HFP (mantan plt. direktur RSUD Swadana Tarutung tahun anggaran 2013 dan BS (mantan bendahara RSUD swadana Tarutung  tahun anggaran  2013)

Hal tersebut disampaikan JR Hutauruk, Kasi Pidsus kepada Berita Tapanuli didampingi juper dan staf intelijen Kejaksaan, Rabu (13/11).

“Kedua tersangka telah ditahan dan tititipkan di rutan Tarutung, terhitung 11 Nopember 2019. Kita melakukan pemeriksaan dan penyelidikan tentang kasus ini suda hampir lima bulan kepada pemilik perusahaan,” ujarnya.

Baca juga  Berkunjung ke Kodim 0211/TT, Brigjend TNI Asep Setia Gunawan Tinjau Lokasi TMMD

Hutauruk lebih jauh menjelaskan rincian yang diduga dikorupsikan antara lain. Kas tekor, pegeluaran ganda, honorium dan jasa, pegeluaran ganda, pemotongan pajak, pajak belum di stor, pegeluaran yang tidak dapat di yakini.

“Ini lah hasil audit Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK. Dimana pada LHP tersebut mengakibatkan kerugian Negara, tapi sebagian telah dibayarkan kerugian Negara tersebut.” Ujar Hutauruk

Baca juga  Pasilitas Publik Minim, Pengunjung Bandara Silangit Harapkan Perhatian

“Untuk kedua tersangka yang telah ditahan di rutan Tarutung, kita hanya menunggu audit BPK soal tindak dugaan korupsi tahun anggaran 2013.” Jelasnya. (Fernando/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan