Hampir Diperkosa, Kisah Duo Semangka, Sebelum Terkenal

  • Whatsapp

Jakarta – Nama grup vokal Duo Semangka semakin menjadi perhatian publik, apalagi setelah kasus peretasan akun instagram yang dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab terhadap salah satu personilnya.

Pesan yang diretas saat itu berisi Clara Gopa diduga menjual diri dengan memasang tarif kencan seharga Rp 500.000 hingga Rp 1 juta.

Selain itu, akun instagram Clara Gopa yang diretas itu, juga menampilkan bagaimana masyarakat Indonesia bisa melakukan video call sex dengannya.

Lalu, siapa Duo Semangka itu
Grup vokal dangdut itu beranggotakan Clara Gopa dan Vhanya Kiara, yang memiliki tubuh yang seksi dan mampu membuat laki-laki tergoda ketika melihat mereka.

Dilansir dari Wartakotalive.com bagaimana awal mula mereka terbentuk, sukses, dan hingga terkena kasus peretasan akun instagram yang mengarah kepada hal prostitusi online.

Selain itu, alasan memberikan nama Duo Semangka dikarenakan Clara Gopa dan Vhanya Kiara sama-sama memiliki buah dada yang besar yang menjadi kelebihan mereka.

Selain itu, ada kesamaan lain yang rupanya menyayat hati Clara Gopa dan Vhanya Kiara. Rupanya kesamaan yang miris mereka adalah sama-sama pernah menjadi korban percobaan pemerkosaan atau hampir diperkosa.
Vhanya Kiara menjelaskan kejadian naas itu pun terjadi ketika dirinya baru bergabung dengan Duo Semangka sekitar delapan bulan lalu.

“Sebenarnya bukan di saat meniti karir, tetapi di saat-saat saya dan Clara merintis Duo Semangka. Jadi ketika itu, aku punya kenalan cowok yang kenal dari media sosial yang kemudian kita dekat. Di suatu waktu kami pergi lah jalan ke sebuah cafe. Ya kita nongkrong aja biasa,” kata Vhanya Kiara.
Ketika berada di cafe dan menu hidangan makanan dan minuman sudah datang ke mejanya, Vhanya pun dengan asik menyantap makanan dan minuman bersama lelaki itu.

Baca juga  Bupati Taput Ajak Masyarakat Vote Tesa Manalu di The Voice

“Tetapi, setelah aku minum pesanan minuman aku tuh, tiba-tiba kepala aku pusing dan ngantuk. Aku masih setengah sadar ketika itu diajak ngobrol sama cowok ini. Tiba-tiba, cowok ini ngajak pindah tempat, aku iya-iya aja kan,” ucapnya.

“Kemudian, di kendaraan aku masih sadar kalau aku dibawa ke cafe yang didekat hotel. Kita nongkrong lagi lah. Terus, aku tiba-tiba ngantuk banget dan tertidur. Terus, aku sadar sedikit kalau aku digotong ini cowok,” tambahnya.

Vhanya menganggap dirinya masih dilindungi oleh Tuhan YME. Terbukti, ia berhasil keluar dari cengkraman lelaki tersebut yang berusaha untuk memperkosanya.

“Tapi tiba-tiba mata aku gelap aja gitu. Kemudian, aku tiba-tiba sadar dan kebangun meskipun kepala aku masih pusing. Pas aku buka mata, aku ngeliat ini cowok sudah tidak berbusana. Aku sekuat tenaga walau pun lemas, coba untuk berontak atau melawan cowok ini. Aku ngga suka caranya dia, kemudian aku dipaksa tapi terus aku lawan,” jelasnya.

Vhanya pun mengaku kejadian itu membuatnya sangat lah trauma. Sebab, meskipun ia menjadi penyanyi dangdut, ia tidak mau dinilai sebagai wanita gampangan.
Ya aku mikir dia mau perkosa aku, ya udah aku lawan. Dari situ trauma banget lah. Eh aku curhat sama Clara, ternyata dia punya pengalaman sama kayak aku,” ungkap Vhanya Kiara.
Clara Gopa pun menceritakan kisah pilunya yang hampir diperkosa oleh lelaki yang ia kenalnya lewat media sosial. Kejadian itu saat dirinya masih berada di Malang, Jawa Timur atau sedang solo karir.

“Jadi aku kenalan sama cowok di media sosial lah ceritanya. Suatu waktu kami ketemuan di sebuah cafe. Kita pesan makanan dan minuman. Pas sudah sampai pesanan aku, ya aku ke kamar mandi lah,” tuturnya.

Baca juga  Konser Geisha Berlangsung Aman, Kapolres Ucapkan Terima Kasih

“Setelah dari kamar mandi, ya udah kita santap makanan pesanan kita. Terus aku minum, tiba-tiba kepala aku tuh pusing dan aku sedikit panas lah. Tiba-tiba aku juga sudah setengah sadar dan sangat ngantuk,” lanjutnya.
Clara mengatakan ketika sudah setengah sadar, ia merasakan kalau tubuhnya digotong oleh lelaki yang ditemuinya kala itu. Kemudian, sedikit sadar, Clara mengetahui kalau dirinya dibawa ke hotel.

“Tiba-tiba aku sadar dan kebangun, tapi masih pusing. Aku ngeliat, pakaian aku sudah kelepas atau tidak berbusana. Terus cowok ini ada di depan muka aku, yang juga tidak pakai busana,” katanya.

Karena merasa bukan wanita gampangan dan merasa dirinya ingin diperkosa, Clara mencoba berontak dari terkaman lelaki yang mencoba melecehkan dirinya.

“Dengan sekuat tenaga aku, ya aku berontak dan lawan dia. Emang aku cewek apaan, bisa-bisanya cowok ini mau perkosa aku. Aku lawan dengan aku tendang dia. Terus aku pakai pakaian aku, terus aku keluar kamar dan lari lah hindarin tuh cowok. Kejadian itu ngebuat aku trauma banget sih,” ucapnya.

Dengan demikian, Clara menilai bahwa ia dan Vhanya memiliki kesamaan menjadi korban yang hampir diperkosa oleh pria yang dikenalnya lewat media sosial.

Berjodoh

Lewat curhatan itu pun chamistry mereka terbentuk, karena sebelumnya Clara dan Vhanya tidak saling kenal. Mereka dipertemukan dalam sebuah audisi yang dianggapnya adalah berjodoh.

“Iya, sama-sama pernah hampir diperkosa sama cowok yang kita kenal di media sosial,” ungkap Clara Gopa.

“Iya benar sama. Itu kami tahu setelah kami bertukar cerita tentang pengalaman hidup kita, setelah gabung di Duo Semangka,” timpal Vhanya Kiara. (BT/int)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan