Afridza Munandar Pebalap Andalan Indonesia Meninggal Kecelakaan di Sepang

12
Ket. Gbr : Foto balapan Sepang Malaysia (istimewa)

BeritaTapanuli.com, Jakarta – Indonesia kehilangan salah satu pebalap terbaik negeri ini. Afridza Munandar, mengalami kecelakaan saat balapan Asia Talent Cup 2019 akhir pekan kemarin di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Afridza yang baru berusia 20 tahun itu, mengalami kecelakaan di tikungan 10 putaran pertama. Meski ia mendapatkan perawatan cepat hingga dilarikan menggunakan helikopter dibawa ke rumah sakit Kuala Lumpur.

Namun nyawanya tidak tertolong. Autopsinya menunjukkan rider Indonesia itu mengalami cedera di kepala.

Afridza merupakan pebalap Indonesia yang cukup berbakat. Afridza sendiri merupakan calon kandidat menjadi juara, menuju seri terakhir di Sepang, ia berada di posisi tiga klasemen dengan raihan 142 poin.

Selama bertarung di Asia Talent Cup, Afridza dan semua rider di kompetisi itu menggunakan motor Honda NSF250R.

Bersama motor sport Honda khusus balapan itu, Afridza sudah meraih dua kemenangan, dua kali jadi runner-up, dan dua kali finis ketiga. Pemuda bertinggi 158 cm itu hanya berjarak 27 poin dari Takuma Matsuyama yang memimpin kejuaraan, juga hanya 15 poin dari Sho Nishimura di urutan kedua.

Mengutip dari laman Asia Talent Cup, NSF250R merupakan motor yang dijadikan andalan bagi seluruh pebalap. Motor satu silinder berkapasitas 250 cc ini sudah memiliki mesin yang dirancang khusus untuk balapan yang mampu memuntahkan tenaga maksimal 35,5 kW di 13.000 rpm, dan torsi 28 Nm pada 10.500 rpm.

Secara dimensi NSF250R memiliki ukuran panjang 1.809 mm, lebar 560 mm, tinggi 1,307 mm, dan ground clearance 107 mm, serta tinggi jok standar 729 mm.

Dalam laman Honda racing corporation juga disebutkan NSF250R mencapai konsentrasi massa dengan memposisikan intake manifold di depan silinder dengan knalpot di belakang, dengan kemiringan silinder 15 derajat ke belakang.

RAM Air-intake System tersedia sebagai peralatan standar, RAM air-intake memperoleh output daya yang lebih besar pada kecepatan tinggi.

Kepergian Afridza juga dirasakan duka oleh seluruh rider MotoGP, mulai dari juara dunia Marc Marques, Valentino Rossi dan kawan wakan, sebelumnya mereka melakukan acara sebagai bentuk belasungkawa atas kepergian rider Indonesia itu.  (Dtc)

Loading...