2 Unit Rumah di Tapteng Diratakan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Pandan Pengadilan Negeri (PN) Sibolga, Rabu (26/06/2027) melakukan gelar Eksekusi Perkara Perdata Nomor 104/Prit. G/2022/PN-Sbg yang dinyatakan sudah memiliki kekuatan hukum Tetap.

Perkara perdata tersebut antara Mariana Erra Sinaga Sebagai Penggugat Terbanding/Pemohon Eksekusi dengan Sapran Panggabean Dkk Sebagai Para Tergugat/Para Pembanding/Para Temohon Eksekusi.

Sebagaimana Eksekusi berjalan dan digelar oleh PN Sibolga melalui Panitera PN Sibolga, Temaziduhu Harefa.

Eksekusi yakni atas sebidang tanah dengan luas lebih kurang 796 meter persegi, terletak di Jalan Dangol Lumbantobing/Jalan Pesantren, Lingkungan IV, Gang Mesjid Al Muhajirin, Kelurahan Aek Sitio-tio, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Informasi dihimpun di lokasi eksekusi, sekita pukul 10.00 WIB, yakni perumahan Roy tampak dihadiri beberapa pihak seperti petugas kepolisian, petugas PLN, Pengacara Penggugat, Parlaungan Silalahi, SH dan Mangihut Tua Rangkuti, SH serta pekerja yang ikut membersihkan rumah yang akan di eksekusi.

Namun sebelum aksi, sekitar pukul 11.00 wib Panitera PN Sibolga, Temaziduhu Harefa, SH membacakan berita acara pelaksanaan eksekusi didepan kedua rumah yang akan dibongkar.

Walau rumah yang didiami tergugat Sapran Panggabean dalam kondisi tertutup dan terkunci dengan pintu yang terbuat dari besi, sehingga panitera kembali membacakan surat berita acara eksekusi yang langsung direspon perlawanan dari tergugat untuk menghalangi dilaksanakannya eksekusi.

Baca juga  Update : Kabar Baik, Terjadi Penurunan ODP dan OTG di Tapteng

Karena adanya perlawanan dari pihak tergugat, petugas kepolisian juga menyampaikan himbauan untuk tidak melakukan perlawanan sebab eksekusi ini sudah melalui prosedur hukum yang panjang dan sudah berkekuatan hukum tetap.

Dan akhirnya keluarga tergugat Sapran Panggabean pun pasrah untuk membuka rumah objek eksekusi, dan panitera meminta agar keluarga secara sukarela untuk mengeluarkan barang barang milik mereka yang masih ada di dalam rumah serta meminta petugas PLN untuk memutus aliran listrik.

Saat keluarga tergugat Sapran Panggabean mengeluarkan barang barang miliknya dari dalam rumah secara sukarela, panitera kembali mengumumkan untuk melakukan eksekusi dirumah tergugat Ahmad Asrizal Laia (rumah bersebelahan dengan rumah tergugat Sapran Panggabean) yang sebelumnya secara sukarela telah mengeluarkan barang barang miliknya.

Dengan memukulkan palu tiga kali, setelah itu akhirnya petugas yang dibawa oleh kuasa penggugat bekerja untuk meruntuhkan bangunan, dan sekitar pukul 16.00 WIB alat berat berupa escavator memasuki lokasi eksekusi dan merobohkan kedua bangunan rumah tersebut sehingga rata dengan tanah.

Kegiatan dilanjutkan oleh panitera dengan memasang papan yang bertuliskan pengumuman.

Isinya “Tanah ini telah diletakkan Sita eksekusi Berdasarkan Putusan nomor, 104/Pdt.6/2022/PN-Sbg JO NOMOR 353/Pdt/2023/PT.MDN DALAM PERKARA ANTARA Mariana Erra Sinaga Sebagai Penggugat/Pemohon eksekusi LAWAN Sapran Panggabean DKK Sebagai para Tergugat/Termohon eksekusi. Sibolga 26 Juni 2024 Juru Sita PN Sibolga.”

Baca juga  Manajemen Bandara FL Tobing Komit Dukung Peningkatan Wisatawan

Kuasa hukum penggugat, Parlaungan Silalahi,SH dan Mangihut T Rangkuti,SH usai eksekusi kepada wartawan menyampaikan bahwa sehubungan dengan pelaksanaan eksekusi terhadap 2 unit objek rumah, yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 26 Juni 2024, telah memenuhi ketentuan sesuai dengan hukum acara perdata.

“Mulai dari tahapan proses perkara, mulai dari tingkat Pengadilan Negeri Sibolga, dan putusan Pengadilan Tinggi Medan, telah menjalani proses tahapan, dan telah dilakukan konstatering terhadap dua objek tanah, sebagaimana yang telah dibacakan oleh juru sita Pengadilan Negeri Sibolga, dan telah memenuhi rasa keadilan terhadap pemohon eksekusi iya itu klien kami Mariana Erra Sinaga,” Jelas keduanya.

Sementara itu, Penggugat, Mariana Erra Sinaga, usai pelaksanaan Eksekusi menyampaikan terimakasih kepada semua, baik panitera, petugas pln, kepolisian dan lainnya sehingga terlaksana eksekusi dengan lancar.

“Terutama saya ucapkan terima kasih kepada kuasa hukum saya, Parlaungan Silalahi,SH & Mangihut T Rangkuti,SH yang sudah berjuang di Pengadilan Negeri Sibolga untuk dapat memenangkan perkara ini. Tanah ini milik suami saya yang sudah memiliki surat sertifikat,” jelasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan