Wisata Aek Sijorni Tapsel, Marak Pungli

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Tapsel – Maraknya pungutan liar di wisata pemandian alam Aek Sijorni, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan diharapkan menjadi perhatian dan tidak terksesan ada pembiaran dari Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu.

Pungli di wisata pemandian alam Aek Sijorni, Kabupaten Tapsel, Sumatera Utara itu, tidak perna di perdulikan kepala daerah setempat, ungkap Ketua Satma AMPI Tapsel Lukman Hakim Daulay, Kamis (2/01/2020).

Ia menilai Bupati Syahrul Pasaribu sepertinya tutup mata melihat kejadian yang sudah berlarut-larut lamanya terjadi disana, apakah sang bupati tidak pernah mendengar kejadian kutipan liar yang tidak jelas yang terjadi disana, katanya.

“Selaku kader AMPI Tapsel, malu kami melihat kepala daerah kami yang tidak respon persoalan ini, ikon wisata alam Aek Sijorni di Sumatera Utara dinodai dengan maraknya pungutan liar, dan ini sengaja ada pembiaran yang terjadi.” Paparnya.

Baca juga  Tidak Netral, 2 ASN Masuk Daftar di Bawaslu

Bupati Tapsel Syahrul yang dikenal dengan gaya blusukannya, tidak mau tahu terkait kondisi yang ada disana, perangkat saber pungli yang pernah diresmikan sang bupati sepertinya tidak berjalan sesuai yang diharapkan masyarakat luas.

Keluhan dan kekecewaan yang ada disana khususnya wisata Aek Sijorni, ditemukan kutipan tidak resmi mulai dari parkir, masuk ke daerah wisata yang berulang kali dilakukan di kawasan tersebut.

Seolah mengesampingkan pemahaman pentingnya destinasi wisata yang jauh dari kata pungutan liar, bupati harus melihat ini secara langsung.

Baca juga  Bahas Kerjasama, Dirut Bank Sumut Temui Walikota

Belum lagi parkir di badan jalan wisata Aek Sijorni yang bervariasi ada yang mengutip hingga Rp5 hingga, dan bahkan Rp50 ribu seakan-akan adanya kelegalan dalam menjalankan bisnis lahan parkir disana, seharusnya Bupati Syahrul Pasaribu tahu akan pentingnya meningkatkan wisata dengan mengesampingkan pungutan liar disana.

“Di Danau Toba, Sumatera Utara tidak seperti yang ada di Aek Sijorni, tidak adanya pungutan liar sana.” Bebernya menyesalkan kutipan itu.

Kami meminta kepada kepala daerah dalam hal ini Bupati Tapsel Syahrum M Pasaribu mengedepankan rasa dalam perbaikan sektor pariwisata di Tapanuli Selatan, inilah cerminan di Tapanuli Selatan, kata Lukman mengakhiri. (R/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan