Warga Sibolga Perlu Tau, Ini Instruksi Walikota Soal Buka Tutup Rumah Makan, Hingga Peniadaan Pesta Pernikahan

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan didampingi Wakilnya Pantas Maruba Lumban Tobing, Ketua DPRD Akhmad Syukri Nazri Penarik, dan Sekda M. Yusuf Batubara, menginstruksikan aturan baru soal pembukaan dan penutupan rumah makan di Sibolga.

Hal itu, ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Wali Kota pada Rabu (07/07/21) siang.

Walikota juga menyampaikan, menindaklanjuti Instruksi Mendagri Nomor 17 Tahun 2021, tentang Perpanjangan PPKM Mikro, maka pihaknya berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Sebelumnya kata dia, telah menggelar rapat bersama Kapolres, Dandim dan unsur Satgas Covid-19 Kota Sibolga. Dan hari ini, akan keluar Instruksi Wali Kota Sibolga, sebagai tindak lanjut Instruksi Mendagri tersebut.

Baca juga  Pulang dari Malaysia, 4 warga Sibolga, 1 Tapteng, masuk dalam ODP

Warga Kota Sibolga harus mematuhi protokol kesehatan, termasuk 3M.

Dalam instruksi itu, Wali Kota menyebut, pasar beroperasi sampai jam 17.00 sore, restoran, cafe dan pedagang makanan sampai jam 19.00 malam. Pesta pernikahan juga tidak diperbolehkan.

“Hindari makan dan berlama-lama di cafe/restoran, makanan dibungkus dibawa pulang saja. Pesta pernikahan juga tidak boleh. Kalau mau seremonial nikah silahkan, tetapi dihadiri terbatas.”

“Masyarakat juga kalau tidak ada hal yang sangat penting, mohon di rumah saja. Kegiatan seminar, olah raga, dan lainnya juga tidak diperbolehkan. Kami akan kembali aktifkan pos penjagaan hingga level lingkungan. Razia Yustisi juga akan rutin. Setiap instansi juga WFO maksimal 25%, serta tidak ada perjalanan dinas luar daerah sebelum PPKM berakhir.”ujarnya.

Baca juga  Warga Soroti Besi Exs Pasar Sibolga Nauli, Puluhan Ton Besi Keluar Sebelum Dilelang

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Sibolga, demi mematuhi PPKM, pihaknya pun membatalkan sidang paripurna LKPD di DPRD.

“Hari ini harusnya sudah dijadwalkan Sidang Paripurna LKPD di DPRD, tapi kami batalkan. Inilah bentuk keseriusan kita patuhi PPKM. Kami berharap masyarakat juga patuh, ini demi kebaikan kita bersama.” Harapnya.

Sebagaimana Instruksi Mendagri, PPKM Mikro dijadwalkan dilaksanakan hingga 20 Juli 2021.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan