Terjaring Razia Satpol PP, 10 Pelajar Dinasehati Wakil Walikota

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Sebanyak 10 pelajar, tertangkap saat bermain biliar didaerah Aek Manis, Sibolga Selatan, dalam razia kasih sayang  Satpol PP kota Sibolga, Kamis (7/11/2019).

Mereka kemudian di bawa ke kantor Walikota Sibolga. Disana, Wakil Walikota Sibolga, Edi Polo Sitanggang, kemudian memberikan nasehat sekaligus meminta anak-anak sekolah yang terjaring razia kasih sayang itu, untuk mulai mengubah perilaku menjadi anak yang lebih baik lagi.

Hal itu dikatakan Edi Polo Sitanggang secara spontan dihadapan 10 pelajar setelah tiba di Kantor Walikota Sibolga.

Edi mengatakan, sebagai anak yang beranjak dewasa, apa yang mereka lakukan saat ini merupakan cikal bakal sikap dan kepribadiannya dimasa yang akan datang.

Oleh karena itu, ia menekankan untuk mengubah perilaku.

“Lakukanlah yang baik-baik. Agar nanti kebiasaan baik itu menjalar hingga kalian dewasa nanti. Kalau dari kecil kalian sudah membiasakan diri seperti ini (bolos sekolah dan bermain billiar) maka nanti sifat jelek seperti ini akan terbawa-bawa,” kata Edi Polo Sitanggang memberi nasehat.

Edi pun meminta mereka benar-benar menjaga wibawa dan nama baik keluarga serta sekolahnya masing-masing.

Maka, tentu perilaku seperti ini akan sangat melukai hati dan perasaan orang tua saat mengetahui anak-anak yang seharusnya berada di sekolah pada saat jam belajar justru tertangkap Satpol PP berkeliaran.

Baca juga  Sidang Lanjutan Pemeriksaan Saksi, RBS : Saya Tuntut Saksi Pelapor Dihadirkan

“Hormati orang tua kalian yang tentu telah memeras tenaga dan keringat untuk bisa menyekolahkan kalian. Belajar sajalah baik-baik,” ungkapnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kota Sibolga ini pun meminta pelajar yang terjaring razia agar berjanji kepada Tuhan untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.

“Jangan berjanji kepada saya, atau kepada Satpol PP atau kepada sekolah. Tapi  berjanjilah kepada Tuhan. Karena jika kalian berjanji kepada Tuhan, maka tak ada satu jengkal tanah dan tempat pun didunia ini yang luput dari pengawasan Tuhan. Takutlah sama Tuhan. Berubahlah ya,” pinta Wakil Walikota Sibolga itu.

Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sibolga hari ini Kamis (7/11) melakukan operasi kasih sayang kesejumlah pusat permainan di Kota Sibolga. Pada operasi kali ini, Satpol PP berhasil mengamankan sedikitnya 10 orang pelajar yang tertangkap tangan bermain billiar di Gg. Sihopo-Hopo, tepatnya dibelakang MTs Al Washliyah, Kecamatan Sibolga Selatan.

Satpol PP sendiri mengaku sempat kesulitan mengamankan para pelajar ini. Namun, dibantu aparat kepolisian dari Polsek Sibolga Selatan dan dua lurah masing-masing dari Kelurahan Aek Manis dan Kelurahan Aek Parombunan, maka sebanyak 10 pelajar berhasil diboyong ke kantor Satpol PP Kota Sibolga untuk dilakukan pembinaan.

Baca juga  Desa Terisolir di Tapteng Butuh Perbaikan Jembatan, dan Sentuhan Bupati

Para pelajar ini sendiri berasal dari sekolah yang berbeda mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat.

“Tadinya mereka jumlahnya kurang lebih 30 orang. Namun, yang berhasil kita amankan hanya 10 orang karena sisanya lari kearah daerah berlumpur bekas lapangan bola. Karena kita tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita tidak memaksakan diri untuk mengamankan seluruhnya,” jelas Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Sibolga Faisal Fahmi Lubis yang memimpin langsung operasi kasih sayang hari ini.

Atas razia ini, Faisal pun meminta masyarakat dapat bekerjasama. Bentuk kerjasama yang diharapkan adalah berupa ikut menegur tempat-tempat billiar dan warnet yang kerap mengizinkan para pelajar bermain dijam-jam belajar.

“Kami mohon aparat pemerintah kelurahan, kepling dan masyarakat sekitar agar menegur tempat billiar dan warnet yang mengizinkan para pelajar sebagai pelanggannya dijam belajar atau berpakaian sekolah,” pungkas Faisal Fahmi Lubis. (R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan