Pendamping Desa Tewas Ditangan Pelajar SMP dan SMA

  • Whatsapp

BeriTapanuli.com, Gunung Sitoli – Rekson Hutabarat tewas ditangan pelajar SMP berinisial YL (16) dan pelajar SMA inisial YT (17).

Rekson Hutabarat adalah merupakan petugas pendamping desa di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Jasadnya ditemukan dikebun warga di Desa Iraonogeba, Kecamatan Gunungsitoli, Kepulauan Nias, Sumut, hari Jumat (21/6/2019).

Korban ditemukan pertama kali, oleh seorang pekerja proyek bernama Yasaro Lase. Ketika itu ia ingin mencuci tangan di sebuah parit di dekat kebun milik warga bernama Ama Aldo.

Baca juga  Jumlah Pasien OTG Kembali Berkurang, Pertanda Tapteng Membaik

“Ketika hendak mencuci tangan di parit yang kena lumpur saat bekerja, saya melihat jasad tergeletak dan memberitahu kepada teman bernama Ya’aro Telaumbanua,” ujar Yasaro.

Sejumlah saksi yang mengenal korban mengaku, bahwa korban adalah pendamping desa di Desa Humene, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.

Sementara pelaku, dalam waktu singkat dapat diringkus oleh Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nias. Hal ini juga dibenarkan oleh Kapolres AKBP Deni Kurniawan di Gunungsitoli hari Sabtu (22/6).

Baca juga  Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Tapteng Keluarkan Surat Edaran

“Dari lidik sementara, pelaku menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati. Mereka dipaksa korban untuk melakukan hubungan sejenis. Bahkan salah satu pelaku, sempat melakukan hubungan sejenis dengan korban sebanyak tiga kali sebelum korban dihabisi,” terang Kapolres. (BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan