Hilang 20 Jam, Dua Bocah Laki-Laki Akhirnya Ditemukan Selamat

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Pencarian atas informasi anak hilang di perbukitan desa Togabasir, membuahkan hasil positif. Setelah di laporkan hilang selama 20 jam, kedua bocah tersebut akhirnya di temukan dengan selamat.

Sebagaimana disampaikan warga, Minggu (23/6/2019), tepat pukul 11.00 WIB. Dengan kondisi lemas, kedua bocah warga lingkungan VII Pagarbatu bernama Yokvan Tridaya Manullang (6) dan Tri Wandes Manullang (4), anak dari Jetro Manullang denan istrinya br. Halawa.

Penemuan ini melibatkan warga yang ikut mencari dari Lingkungan VII Pagarbaru Kelurahan Pinangbaru Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah .

Menurut keterangan warga yang ikut dalam pencarian, kedua bocah ini di temukan sekitar tiga kilometer dari pemondokan mereka. Peraisnya di arah utara pondok di ketinggian mencapai 60 derajat.

Baca juga  Ternyata Kasiat Petai Bisa Sembuhkan 3 Penyakit Ini, Luput dari Pemahaman

“Mereka di temukan di hutan puncak gunung, di hutan yang banyak semak, dalam kondisi lemas. Jarak dari pondok mereka kurang lebih tiga kilometer,” ujar R.Hutagalaung (33).

Sebelumnya kedua anak tersebut di tinggal di Pondok di lahan mereka sekitar 2 kilometer dari desa Togabasir, oleh ibunya untuk pergi menyadap getah karet di lahan sejauh satu kilometer dari pondok warga tersebut.

Sebelumnya, telah di lakukan pencarian selama kurang lebih 18 jam mulai dari Sabtu malam hingga saat ini ditemukan pukul 11.00 WIB dari dalam hutan.

Baca juga  Norman Kamaru, Ungkap Alasan Keluar dari Kepolisian

Setiba di Lingkungan Pagarbatu, pukul 14.15 WIB, kedua bocah ini langsung di larikan ke rumah dokter terdekat untuk di lakukan pemeriksaan .

Dokter yang menangani mengatakan kalau kondisi anak dalam keadaan lemas dan trauma.

“Anak anak ini masih trauma dan lemas, mereka ini masih kurang makan dan kelelahan. Jadi untuk sementara di beri makan dulu dan di bersihkan agar bisa istirahat. Dan nanti kita akan berikan obatnya dan vitamin untuk pemulihan kondisi fisik anak. Serta mereka ini butuh istirahat total.” Tutur dr. H. Saragih yang juga warga Lingkungan VII Pagarbatu. (BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan