Dua Pelajar Bawa Sajam, Saat Aksi Mahasiswa di Sibolga Diamankan Polisi

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Aksi sejumlah mahasiwa di Sibolga dan Tapanuli Tengah berlangsung aman dan damai, Jumat (17/9/2019).

Namun ditengah aksi tersebut, dua orang pelajar diamankan polisi. Keduanya kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) saat berlangsungnya aksi unjukrasa di depan gedung DPRD Sibolga, di Jl S Parman, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Sumut.

Belum diketahui identitasnya, juga asal sekolahnya, tak jauh dari kerumunan mahasiswa yang berdemonstrasi.

Keduanya pun langsung diboyong Polisi bersama barang bukti ke Mapolres Sibolga untuk menjalani pemeriksaan.

Baca juga  Jason Gultom Raih Juara II Martabe Gold Mine Journalistic Award 2019 Tingkat Nasional

“Sampai malam ini (Jumat malam,red) keduanya masih diperiksa di Polres Sibolga dan sedang didalami keterangan mereka,” ujar Kapolres Sibolga, AKBP Edwin H Hariandja melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin.

Sementara aksi yang berlangsung damai tersebut, dimulai sekitar pukul 14.50 WIB dan dihadiri ratusan mahasiswa dengan membawa spanduk dan sejumlah poster bertuliskan tuntutan, yang diawali bergerak dari gedung Nasional Sibolga.

Setibanya di depan gedung DPRD, mereka tak langsung melakukan orasi. Mengingat saat itu tepat waktu untuk sholat Ashar. Usai Ashar, aksi unjukrasa dimulai digelar diiringi dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan Yel-yel. Kemudian menyampaikan orasi.

Baca juga  Kabid Perbendaharaan Tapteng Ditemukan Meninggal Dunia di Wisma

Pantauan wartawan, secara bergantian para orator dari mahasiswa menyampaikan kekecewaan mereka atas kinerja DPR, dan menolak RUU dan UU KPK.

“Biarkan kami yang duduk di gedung dewan terhormat itu, kalau memang kalian tidak dapat bekerja dengan becus,” teriak mahasiswa.

Hingga akhirnya, seluruh mahasiswa masuk ke halaman gedung DPRD dan disambut Kapolres Sibolga dan beberapa anggota DPRD setempat untuk menampung aspirasi mahasiswa tersebut. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan