Bupati Geram, Ada Group Facebook Merongrong Pembangunan, Bentukan Bandar Narkoba.

554
Ket. Gbr : Bupati saat berpidato

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dalam rangka Hari Jadi ke 74 Kabupaten Tapteng, digelar Sabtu (25/8/2019).

Dibuka oleh pimpinan rapat Wakil Ketua DPRD Kab. Tapteng Dharma Bakti Marbun.

Dalam sambutannya menyampaikan perntingnya kebersamaan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tapteng.

Seiring dengan Visi dan Misi Bupati, mewujudkan masyarakat sejahtera, makmur, mandiri.

Sementara itu, Bupati Bakhtiat Ahmad Sibarani dalam pidatonya berharap Tapanuli Tengah bukan sekedar maju, namun maju bersama, sejahtera bersama.

“Jayalah Negeriku, Jayalah Kabupaten Tapanuli Tengahku,” ujarnya.

Sebelumnya, ia juga dengan nada geram menegaskan dan mendukung sepenuhnya aparat penegak hukum, baik polisi, kejaksaan, dan pengadilan, memberantas terkait maraknya narkoba di Kabupaten Tapteng.

Baktiar menyampaikan, dugaan masih adanya permainan sejumlah napi yang masih mengontrol peredaran narkoba.

“Patut diduga bahwa di lapas ada bandar yang bermain dan menjadi pengedar narkoba, karena itu pak kajari dan polisi, kami minta agar ini ditindak dan ditelusuri sampai ke akar-akarnya,” ujarnya saat berpidato dalam rapat paripurna istimewa di gedung DPRD, hari ini, dalam rangka ulang tahun daerah yang ke 74.

Bakhtiar menambahkan penyalahgunaan narkoba kemungkinan melibatkan oknum pegawai negeri, bahkan oknum aparat.

Tidak tertutup kemungkinan ada oknum PNS kami yang terlibat narkoba. Tidak tertutup kemungkinan juga ada oknum aparat polisi dan oknum TNI. Narkoba sekarang sudah jadi tren, ini luar biasa,” kata dia.

Bakhtiar mengungkapkan ada upaya untuk menghentikan upaya pemerintah memberantas narkoba.

“Ada bandar yang membiayai grup-grup Facebook untuk merongrong pembangunan di Tapteng. Ada yang bilang, kalau ketua tidak lagi menyerang narkoba dan tempat maksiat, maka tidak akan ada lagi yang menyerang ketua di Facebook,” kata dia.

“Saya jawab, rakyat yang memilih saya, bukan Facebook. Bupati tidak bupati sama saja, yang penting kami akan terus berbuat yang terbaik buat tanah kelahiran kami. Jayalah negeriku, jayalah Kabupaten Tapanuli Tengah,” pungkasnya. (T)

Loading...