Baru 4 Hari Kerja, Remaja Pria Nyolong Sepeda dan Ponsel

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Remaja pria berinisial RS (19) ditangkap polisi dari salah satu warung internet (Warnet) di Jalan EE Sigalingging, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Selasa (23/6/2020).

Warga Desa Pardomuan Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel itu, diamankan polisi lantaran melakukan tindak pidana pencurian di warung majikannya di Jalan Putri Runduk, Kelurahan Pasar Belakang, Sibolga.

Hal itu dibenarkan Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin.

Sormin menerangkan, tersangka RS kepada polisi mengakui, aksi pencurian dilakukannya sekira pukul 24.00 WIB, Sabtu (28/3/2020).

“Barang diambil dengan cara dicicil. Pertama RS mengambil sepeda lalu disimpan di Jalan Tenggiri. Kemudian RS balik lagi mengambil 2 telepon seluler (ponsel),” ungkap Sormin dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2020).

Baca juga  Seorang Pria Tewas Diterkam Harimau di Riau

Barang curian tersebut kemudian dijual tersangka RS senilai total Rp550.000. Uangnya digunakan dibeli baju, celana jeans dan sepasang selop.

Polisi pun menyita selop tersebut sebagai barang bukti.

“Rupanya, RS baru 4 hari bekerja di warung tersebut. Setelah nyolong, RS langsung kabur ke arah Padangsidimpuan naik sepeda curiannya,” sebut Sormin.

Karena kelelahan mendayung sepeda, RS istirahat di teras rumah warga di Desa Hutabalang, Tapteng. Sekitar pukul 06.00 WIB, RS bangun dan melanjutkan perjalanannya naik sepeda.

Sampai di Batangtoru, RS menjual sebuah ponsel ke orang tidak dikenal seharga Rp100.000. RS pun lanjut ke Padangsidimpuan naik Mopen.

Baca juga  Ejekan Mabuk Tuak Berujung Maut, Plores Panjaitan Tumbang Bersimbah Darah

“Di dalam mopen, RS menawarkan sepedanya kepada seorang penumpang seharga Rp700.000, dan dibayar Rp300.000,” katanya.

“Akhirnya, RS kembali ke Sibolga pada, Minggu (21/6/2020). Maksudnya hendak bekerja ke laut. Kemudian, pada Selasa (23/6/2020), RS ditangkap,” terang Sormin.

Dijelaskan, kasus ini dilaporkan Suryani (32) ke polisi, pada Selasa (31/3/2020). Kasat Reskrim, AKP D Harahap, langsung memerintahkan unit Opsnal melakukan lidik dan olah TKP.

RS lalu ditahan di RTP Polres Sibolga, diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 3 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan