Akses Sibolga–Tarutung Lumpuh Total, Begini Penampakannya

  • Whatsapp
Foto: Kondisi sebagian jalan Sibolga Tarutung yang Lumpuh total dan tidak dapat dilalui.

BeritaTapanuli.com, TAPANULI TENGAH – Banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) turut melumpuhkan akses utama Sibolga–Tarutung.

Seperti titik badan jalan yang runtuh, tertimbun tanah, kayu, dan batu berukuran besar.

Hingga material longsor menutup seluruh badan jalan mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas.

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan untuk proses pemulihan diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Akses jalan Sibolga–Tarutung tidak bisa dilalui sama sekali. Kerusakan berat terjadi di banyak titik. Kami memperkirakan jalur ini belum dapat dibuka dalam waktu satu bulan ke depan,” ujar Masinton, Kamis (4/12/25).

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintas di kawasan terdampak.

“Warga diminta mencari alternatif rute lain. Kondisi di lapangan sangat berbahaya dan masih rawan longsor susulan,” tambahnya.

Baca juga  Satgas TMMD Kodim 0211/TT, Rehab Jembatan Lapuk di Sosorgadong

Selain itu, jaringan internet di beberapa kecamatan juga putus total selama delapan hari terakhir.
Demikian aliran listrik juga terganggu akibat banyaknya tiang listrik yang tumbang dihantam longsor.

Kondisi ini membuat koordinasi antara petugas di lapangan terhambat. Sehingga kesulitan berkomunikasi dengan keluarga maupun petugas evakuasi.

Atas peristiwa ini, hingga Kamis (4/12/25), tim gabungan berhasil menemukan 88 korban jiwa.

Sementara itu, jumlah warga yang belum ditemukan masih diperkirakan mencapai ratusan orang mengingat banyaknya rumah, fasilitas umum, serta permukiman yang tersapu arus banjir dan tertimbun material longsor.

Tim SAR, TNI, Polri, relawan, dan warga terus melakukan pencarian dengan segala keterbatasan. Cuaca yang tidak menentu, aliran sungai yang masih meluap, serta tumpukan lumpur tebal menjadi tantangan besar dalam proses evakuasi.

Baca juga  Sempat Ditutup, Kini Hotel WI Sibolga Kembali Dibuka

Meski situasi masih penuh keprihatinan, dukungan dari berbagai pihak terus mengalir. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, BNPB, TNI, Polri, serta lembaga kemanusiaan untuk penanganan darurat dan pemulihan jangka panjang.

Bencana ini menjadi peringatan keras akan risiko tinggi hidrometeorologi yang mengancam banyak daerah di Indonesia. Namun, di balik kepedihan, terselip pula semangat solidaritas warga Tapanuli Tengah dan Sibolga yang bahu-membahu membantu satu sama lain.

Pemkab Tapteng berharap kondisi cuaca segera membaik agar proses pencarian korban, pembukaan akses jalan, dan pemulihan wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat dan aman. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan