Terkonfirmasi Hasil Swab, 4 Warga Tapteng Positif Covid-19, Kemana Sajakah Riwayat Perjalannya?

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani kembali mengumumkan 4 (empat) warga Kabupaten Tapanuli Tengah, terkonfrimasi postif Covid-19 berdasarkan hasil Uji Swab.

Ke empat warga tersebut berasal dari 2 Kecamatan yakni Kecamatan Pandan dan Kecamatan Barus. Pengumuman ini disampaikan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam Konfrensi Pers di Rumah Dinas Bupati, hari Rabu (22 Juli 2020).

Di dampingi Waki Bupati Darwin Sitompul, Ketua DPRD Khairul Kiyedi Pasaribu, Waket DPRD Willy Silitonga, Kadis Kesehatan Hj. Nursyam, Kepala BPBD dan Direktur RSUD Pandan.

Dalam keterangannya, Bupati menjelaskan ada 4 (empat) warga Tapanuli Tengah positif Covid-19, yakni, berinisial RAH (laki-laki), HM (Perempuan), NT (perempuan) dan EH (laki-laki).

“ Ini berdasarkan hasil Swab dari Rumah Sakit yang dihunjuk oleh Pemerintah. Bukan yang dikeluarkan oleh RSUD Pandan. Dan 4 (empat) warga Tapteng ini dinyatakan positif covid-19. Kami berharap mereka secepatnya sembuh dari penyakit ini. Mekera berasal dari kecamatan Pandan dan Kecamatan Barus “ terang Bupati.

Sementara itu, berikut kronologi yang berhasil dihimpun dari Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kabupaten Tapteng, hingga dinyatakan Positif Covid-19, sebagai berikut :

Pasien inisial RAH

RAH (33) jenis kelamin laki-laki, warga disalah satu Perumahan di Kecamatan Pandan, diketahui, awalhasil Rapid testnya reaktif saat instansi tempatnya bekerja melaksanakan rapid test massal tanggal 16 Juli 2020 lalu.

Tim Medis Dinkes Kabupaten Tapteng yang melaksanakan Rapid Tes SARS CoV-2 di instansi tersebut mendapatkan 2 (dua) orang reaktif dari 24 (dua puluh empat) orang yang di Rapid Test saat itu, ke duanya berinisial RAH dan RM.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan rapid pada anggota keluarganya (istri dan anaknya) sebanyak 6 orang, dengan hasil 3 orang Reaktif (istri dan 2 orang anak). Selanjutnya dilakukan pengambilan swab kepada 6 orang tersebut untuk dilakukan pemeriksaan TCM.

Diketahui RAH memiliki riwayat penyakit Efusi Plaura dan sudah menjalani pengobatan ke dr Spesialis Paru di RS Meta Medika Sibolga, selesai pada bulan Juni 2020.

Sementara dari riwayat perjalanan, pasien tidak ada bepergian ke luar kota, hanya di wilayah Sibolga-Pandan.

Baca juga  Antisipasi ISPA, BPBD Sibolga Bagi-Bagi Masker di Jalan Raya

Selanjutnya, berdasarkan surat dari RSUD Tarutung ke Dinkes, Kab. Taput, Nomor : 445/7195/VII/2020, tanggal 18 Juli 2020 perihal Hasil Pemeriksaan Swab, an. RAH dinyatakan POSITIF SARS CoV-2.

 

Pasien Inisial HM

HM (34 tahun) jenis kelamin perempuan, warga Perumahan Pelangi Kecamatan Pandan RAH dan HM merupakan pasangan suami istri.

Tim Dinkes Kabupaten Tapteng  saat melakukan rapid test pada anggota keluarga RAH sebanyak 6 (enam) orang dengan hasil reaktif termasuk HM.

Sampel dari anggota Keluarga RAH termasuk HM, dikirimkan Tim Dinkes Tapteng ke RSUD Tarutung untuk Uji Swab.

Berdasarkan surat dari RSUD Tarutung ke Dinkes Kab. Taput, Nomor : 445/7195/VII/2020, tanggal 18 Juli 2020 perihal Hasil Pemeriksaan Swab, an. HM dinyatakan POSITIF SARS CoV-2.

Berdasarkan tracing diketahui, HM tidak memiliki riwayat penyakit. Riwayat perjalanan tidak ada bepergian keluar kota, hanya wilayah Sibolga-Pandan, kegiatan berbelanja ke pajak Sibuluan, Ke Aido Plaza Sibolga.

Pasien Inisial NT

NT (36 tahun) jenis kelamin perempuan warga Desa Pasar Tarandam Kecamatan Barus. Pada Jum’at, tanggal 17 Juli 2020 pukul 17.00 WIB. Pasien diantar oleh adiknya, datang ke rumah bidan R untuk minta vitamin, pasien dalam kondisi hamil anak ke-4 dan selama kehamilan ini tidak pernah periksa kehamilan ke bidan/petugas kesehatan.

Oleh bidan diberikan vitamin Neurobion dan antasida untuk mengatasi keluhan agak mual. Pada malamnya sekitar pukul 24.00 WIB, pasien datang lagi ke rumah bidan R, menangis kesakitan, merasa mules seperti mau melahirkan, oleh bidan pasien dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pertolongan persalinan.

Hari Sabtu, tgl 18 Juli 2020 pukul 03.00 wib, pasien melahirkan, namun karena memiliki kendala hingga dilarikan ke RSUD Pandan. Karena pasien akan dilakukan tindakan operasi, oleh Dokter dilakukan Rapid Tes SARS Cov-2 dengan hasil REAKTIF. Operasi dilakukan Pukul 13.00 wib.

Pada tanggal 19 Juli 2020 pukul 10.00 wib, setelah diberikan edukasi, pasien bersedia dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan TCM SARS Cov-2.

Tanggal 20 Juli 2020, sekitar pukul 17.00 wib diberi informasi dari RSUD Tarutung bahwa hasil swab TCM, POSITIF.

Baca juga  IRT Diamankan Polisi, Timbun 9 Bal Ganja di Persawahan

Dan surat dari Dinkes Kab. Tap. Utara Nomor 440.800/2803/13.2.1/VII/2020, tanggal 22 Juli 2020 Hal Hasil Pemeriksaan Sampel Covid-19 dinyatakan POSITIF.

Berdasarkan hasil tracing tgl 21 Juli 2020, pasien dan keluarga tidak memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid, suami pasien sebagai nelayan yang pergi melaut 2-3 hari sudah kembali. Sudah dilakukan rapid tes kepada suami dan orang tua pasien dengan hasil Non Reaktif.

 

 

Pasien Inisial EH

EH (44 tahun) jenis kelamin laki-laki warga Gg Huta Dolok Lingkungan III Kecamatan Sarudik. Pasien pulang dari Langkat, Binjai, Medan,sekitar tanggal 3 Juli 2020. Pada tanggal 6 Juli 2020 (senin malam) pasien berangkat ke Bukit Tinggi dan kembali lagi tgl 7 Juli 2020 (selasa malam).

Pulang dari Bukit Tinggi pasien merasa sakit demam, dan berobat ke klinik swasta di kota Sibolga. Karena beberapa hari tidak sembuh, pada Selasa tgl 14 juli 2020, pasien berobat ke RS Meta Medika Sibolga dengan keluhan demam naik turun sudah 4 hari, mual, muntah, pusing dan tidak kuat berdiri. Oleh Dokter, pasien dilakukan pemeriksaan Rapid Tes dan hasilnya Reaktif.

Pasien dianjurkan untuk opname dan akan dirujuk ke RS Rujukan, tapi menolak dan PAPS (pulang atas permintaan sendiri) pada hari itu juga.

Pada tanggal 15 Juli 2020, oleh puskemas Sarudik, pasien di bawa ke RSUD Pandan, dan dilakukan rapid tes ulang dengan hasil Reaktif.

Istri dan anak2nya juga dilakukan Rapid tes dengan hasil Non Reaktif. Pasien dan istrinya dilakukan pengambilan swab untuk pemeriksaan RT PCR. Oleh RSUD Pandan, Pasien didiagnosa : susp. Pneumonia + susp. Confirm Covid-19 dengan gejala berat.

Dan pada malam harinya sekitar pukul 19.00 wib pasien dirujuk ke RS Darurat Covid-19 Martha Friska Multatuli di Medan. Keluarganya dilakukan isolasi mandiri dan dipantau secara ketat oleh petugas puskesmas.

Berdasarkan surat Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara Nomor: 443.33/8955.24/DINKES/VII/2020 tanggal 21 Juli 2020, Hal : Hasil Pemeriksaan Sampel Covid-19, berdasarkan hasil laboratorium RT-PCR SARS Cov-2 dinyatakan POSITIF. (R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan