Pemkab Tapteng Tepis Pernyataan Imelda

  • Whatsapp
Ket. Gbr : Yetty Sembiring (Kepala BKD), Darwin Pasaribu Kabag Humas Pemkab Tapteng

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), melalui Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Yetty Sembiring, kembali melakukan konfrensi pers, Sabtu (9/11/2019).

Didampingi, Kadis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Tengah Dedy Sudarman Pasaribu, Kabag Humas Darwin Pasaribu, Yetty Sembiring kemudian menepis informasi yang disampaikan oleh Eliza Imelda Hutapea, terkait tudingan adanya pengutipan yang dilakukan oleh oknum pegawai BKD.

“Yetty menyebut itu jelas tidak benar,” ujarnya.

Ia kemudian menjelaskan, beberapa hal yang perlu diklarifikasi, terkait pemberitaan yang sudah viral yang di sampaikan oleh Eliza Imelda Hutapea.

Kami dari BKD mengatakan bahwa Eliza Imelda pernah mendaftar di formasi penerimaan CPNS Kab. Tapteng 2018.

Namun perlu kami sampaikan juga bahwa, pendaftaran penerimaan CPNS secara Nasional menggunakan web, aplikasinya sscn.bkn.go.id., dan pendaftaran itu juga dilakukan secara online.

Baca juga  Listrik Padam Pasca Hujan Lebat, Ternyata Ini Penyebabnya

Dimana, dipendaftaran itu, saudara Eliza Imelda juga melampirkan permohonan dan menandatangani materai, disitu disebutkan bahwa dia menulis aplikasi pendidikan jurusannya adalah S. Pd. Seni Musik, itu sesuai keputusan MenPAN RB.

Selain itu, Yetty juga menepis pernyataan Eliza Imelda bahwa BKD itu membatalkan secara sepihak.

“BKD Tapteng, tidak pernah membatalkan secara sepihak, namun menjalankan aturan sesuai dengan petunjuk tekhnis tentang penerimaan pegawai,” ujarnya.

Eliza Imelda mendaftar, ujian dan diumumkan, berdasarkan surat keputusan Bupati. Setelah itu mengumumkan, kemudian, BKD tetap mengusulkan penetapan NIPnya pada akhir bulan Januari.

Baca juga  KPU Tapteng Tetapkan Nama 35 Anggota DPRD Terpilih

Kemudian usulan kita, oleh BKN dilakukan pertimbangan dan dievaluasi, sehingga permohonan itu, dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Bahkan, Bupati melalui BKD juga tetap berupaya, agar Eliza Imelda  dapat diakomodir menjadi CPNS. Dan itu kita layangkan melalui surat Bupati ke Kemen PAN RB.

Pada akhirnya kita tunggu, ternyata jawaban itu secara tertulis tidak dapat dipertimbangkan.

Jadi Pernyataan dari Eliza Imelda terkait Pemkab Tapteng melalui BKD itu tidaklah benar. Ujarnya. Yang kedua, tudingan adanya oknum yang meminta uang sebesar 30 juta itu, tidaklah benar. Dan kami yakin itu tidak ada. Ujarnya. (T/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan