Sekda Tapanuli Tengah Hadiri FGD Peningkatan UCJ BPJS Ketenagakerjaan

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Pandan – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Tapanuli Tengah (Sibolga Kota) menggelar Focus Group Discussion (FGD) peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Kabupaten Tapanuli Tengah di Blesing Hotel, Pandan, Rabu, (23/9/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Sekda Kab. Tapanuli Tengah dan diikuti perwakilan setiap OPD.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Drs. Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, M.Si menyampaikan, program BPJS Ketenagakerjaan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Terlebih bagi keluarga penerima manfaat pasca meninggalnya peserta.

“Memang kita tidak inginkan kematian itu datang cepat. Tetapi tidak ada yang tau kapan kita akan pergi. Jadi ketika peserta sudah meninggal, maka beban orang yang ditinggalkan tidak lagi begitu berat,” kata Sekda dalam sambutannya.

Baca juga  Truk Bermuatan Ikan Asal Aceh Singkil Terbalik

Faisal Yusuf Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sibolga Kota juga memaparkan berbagai manfaat BPJS Ketenagakerjaan seperti jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, jaminan kehilangan pekerjaan dan jaminan kecelakaan kerja.

Disebutkanya, saat ini angka peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja formal atau peserta upah mencapai hingga 64% dari jumlah pekerja 52.249, masih terdapat 18.582 pekerja formal yang belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaa atau 36%.

Lanjutnya, sementara untuk pekerja informal atau tidak penerima upah seperti petani, tukang, supir dan lain-lain yang telah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan hanya 14% dari jumlah pekerja informal yang mencapai 127.724 orang. Terdapat 109.777 pekerja atau sekitar 86% pekerja informal yang belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga  Mau Diupah 50 Persen Gaji Bulan Januari, Karyawan Lapor ke Kecamatan, Ini Jawaban Pihak PT. Toba Surimi

Kepada peserta diskusi BPJS Ketenagakerjaan mendorong percepatan realiasi Pekerja Rentan Desa, dengan jumlah target penerima sebanyak 15.900 warga, dengan terealisasinya program ini, maka angka UCJ Kabupaten Tapanuli Tengah akan meningkat menjadi 37%.

Sekda berpesan kepada seluruh peserta diskusi, bahwa kolaborasi Adalah kunci dari kesuksesan program ini, maka diharapkan program ini dapat direalisasikan pada bulan oktober 2026, guna memperluas kemanfaat BPJS Ketenagakerjaan bagi Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan