Menilik Pajus Sibolga Sejak Diwacanakan dari 2014, Ternyata Ini Faktanya

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Sebagai sebuah kota di tepi pantai, Sibolga diakui memiliki tempat-tempat wisata yang memadai.

Salah satunya, berada di Pojok Kota Sibolga, yang serat dalam sebutan Pajus alias Pantai Ujung Sibolga.

Plakatnya pun melekat, demi memikat wisatawan. Dengan harapan bakal menambah pundi pundi pemasukan PAD Kota Sibolga.

Namun, apakah destinasi wisata itu sesuai harapan?

Yuk jelajahi faktanya.

Menelisik pemandangan pantai, tentu tak diragukan lagi soal keindahan. Apalagi kuliner telah disediakan di lokasi tersebut.

Tak sedikit wisatawan lokal datang menikmati keindahan pemandangan terutama melakukan foto atau selfie di lokasi tersebut.

Namun, apakah mereka memiliki kesan dan pesan?

Sekilas pengunjung dari luar daerah ditemui pagi ini, Kamis (20/5), pemuda yang suka bepergian atau toring, secara kebetulan berasal dari Labuhan Batu, Sumut.

Tepat di pojok pelataran parkir, mereka mengaku penasaran lantaran sejumlah foto yang terlihat di Facebook begitu indah.

Secara kebetulan melintas dari Sibolga, dengan menggunakan kendaraan roda dua lalu berkunjung ke Pajus.

Namun, disisi lain, mereka menyesalkan kebersihan pantai. Apalagi terlihat sejumlah tumpukan sampah yang mengubah sisi indahnya tepi pantai tersebut.

Sementara itu, terpantau tepat di sekitaran permainan perahu bebek yang sebelumnya disediakan bagi pengunjung, sejumlah sampah pun berserakan.

Tak terlihat lagi perahu bebek tersebut beroperasi, kini seolah tumpukan bingkai yang tak difungsikan bak rongsokan sampah.

Baca juga  5000 Masker Dibagikan Kepada Jamaah  Sholat Tarawih di Masjid

Padahal, sebelumnya tujuan pengembangan Pajus adalah untuk memikat pengunjung yang terjaga dengan view yang indah.

Bahkan, melansir dari laman resmi Pemerintah Kota Sibolga, dijelaskan akan berencana untuk membangun beberapa tempat wisata pada tahun depan, serta memperbaiki yang telah ada.

Dan, hal itu pun telah dirancang sejak tahun 2014 lalu dimasa kedudukan walikota Syarfi Hutauruk.

“Salah satu tempat wisata baru yang akan dibangun itu bertempat di ujung jalan Sibolga Baru, sedangkan yang akan direkonstruksi bertempat di wilayah Pantai Ujung Sibolga.” Tulis laman pemko Sibolga.go.id itu, karya Alex Hutauruk.

Disebutkan juga, sesuai perencanaan, lokasi ujung jalan Sibolga Baru tersebut akan dimodifikasi dan dijadikan sebagai tempat wisata ‘open beach atau ‘open view’, yang memiliki panjang sekitar 300 meter dan dilengkapi dengan resto.

Demikian juga dengan fasilitas wisata Pantai Ujung yang sudah ada tapi tengah mengalami kerusakan di beberapa titik diakibatkan hantaman gelombang laut, akan diperbaiki.

Menurut Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Adiram Oppusunggu, bangunan open beach dan view ujung Sibolga Baru tersebut diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp. 5,5 Miliar.

“Kita dari PU Sibolga saat ini tengah merancang dan mengkonstruksi bentuk bangunan open beach dan view tersebut. Cuma saja kita (PU–red.) disini hanya sebatas men-design atau membuat konstruksi, karena realisasi dari anggaran program ini termasuk pemanfaatan dari fungsi bangunannya kedepan adalah Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) kota Sibolga,” kata Adiram menjawab awak media ketika itu, tepatnya hari Selasa (29/10).

Baca juga  PC. KMI Sibolga Gelar Sunat Massal di Gedung Masjid Al-Falah

Hal itu disampaikan di sela–sela peninjauan bersama Walikota Sibolga yang saat itu masih di jabat Syarfi Hutauruk.

Adiram mengungkapkan, sesuai design,  bangunan open beach dan view ujung Sibolga Baru adalah terbuka yang dilengkapi dengan pelataran yang panjang dan tempat memandang ke arah laut.

“Inilah perencanaan dan rancangan bangunan itu dan mudah–mudahan Pemerintah Provinsi (Sumut –red.) dapat merealisasikan anggaran pembangunannya karena tujuannya salah satu adalah untuk menambah taraf ekonomi masyarakat daerah,” ungkapnya.

Hal senada juga dilansir media ini saat Kadis Perindagkop dan UKM dijabat oleh Ichwan Simatupang, ternyata telah terancang sejak tahun 2014 lalu.

“Namun merealisasikan rencana itu, saat ini kita tengah berjuang mengupayakan realisasi anggaran dari Pemerintah Provinsi dan Pusat. Kita berharap upaya ini berhasil, sehingga pelaksanaan pembangunan open beach dan view tersebut dapat terealisasi pada tahun 2014 mendatang,” harap Ichwan.  (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan