Maulana Samosir : Bekerjalah Dengan Senang Hati

  • Whatsapp

BERITATAPANULI.COM, TAPTENG – Berawal 23 September lalu, calon anggota legislatif DPRD Sumut ini aktif keluar masuk perkampungan warga di daerah pemilihannya.

Dia adalah Mulana Samosir, caleg nomor urut 7 dapil Sumut 9 dari PDI Perjuangan. Dapilnya terdiri atas 6 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Tapanuli Utara, Tobasa, Tapanuli Tengah, Samosir, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, dan Kota Sibolga.

Meski 6 Kabupaten/ Kota yang menjadi dapil pemilihan Mulana Samosir cukup luas, tapi Mulana tidak menyerah. Terlebih karena beliau berlatarbelakang aktivis mahasiswa.

Mulana Samosir lahir dari pasangan Maringan Samosir dan Flora br Siburian, Putra kelahiran Pematang Siantar, 9 September 1973 ini menikah 10 Januari 2004 dengan istri bernama Rosanty Elga Pardede, asal Balige, Kabupaten Tobasa Alumni Fakultas Ekonomi Universitas HKBP Nomensen Medan, putri dari pasangan Edison Pardede dan Asmin br Pangaribuan (sudah meninggal) dan menikah lagi dengan Roslina br. Simanjuntak. Dari hasil pernikahannya, Mulana memiliki seorang putra bernama Paulus Manogi Yahukimo Samosir dan masih duduk dikursi kelas 1 SMP disalah satu sekolah swasta di Medan.

Tentunya, Mulana Samosir caleg yang berpegang teguh dengan politik ideologi ini, bergerak dan bertatapan langsung dengan masyarakat. Ia tidak mengenal lelah, untuk turun hingga kepelosok desa. Sesuai dengan mottonya, ‘Apapun yang kamu lakukan, kerjakanlah dengan segenap hati’.

Baca juga  Viral, Oknum ASN Ini Terancam Dipecat, Begini Kata Bupati Tapteng

“Ini yang menjadi sumber keluhan warga di sana. Harga hasil pertanian tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tak mampu mencukupi biaya hidup. Saya sangat suka turun langsung ketengah-tengah masyarakat, agar keluhan mereka saya ketahui, dan kelak jika terpilih menjadi prioritas saya,” ucapnya.

Sebelum aktif didunia politik, Ia bercerita, bahwa sebelumnya, Mulana sendiri sudah melanglang buana dibeberapa organisasi. Dan bahkan, namanya sudah tidak asing lagi dikalangan aktivis, terlebih aktivis se-angkatannya.

Beberapa organisasi yang pernah diikuti oleh Mulana Samosir, diantanya bergabung dengan Kelompok Studi Mahasiswa Merdeka (KSMM) Medan, sejak tahun 1994 hingga tahun 2000,

Pernah aktif dalam mengorganisir aksi-aksi mahasiswa dan aksi-aksi organisasi rakyat sepanjang masa reformasi, terhitung sejak tahun 1994 hingga tahun 1999, menjadi Wakil Sekjend Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Sumatera Utara pada tahun 1997 hingga tahun1999, pernah menjadi fasilitator pada pendidikan politik (Dikpol) organ-organ mahasiswa ekstra kampus di Sumut.

Sembari aktif di organisasi, Mulana juga aktif bekerja diberbagai perusahaan, termasuk menjadi staf media di Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) sejak tahun 1995 hingga tahun 1996.

Menjadi staf Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumut sejak tahun 1996 hingga tahun 1997, menjadi staf di Kampus Diakonia Modern (KDM) sebuah NGO di Daerah Pondok Gede di Jakarta tahun 2001. Menjadi Community Development Coordinator di World Vision Indonesia di Papua, sejak tahun 2002 hingga tahun 2004.

Baca juga  Sambut HUT RI dan Hari Jadi Kab. Tapteng, Lomba Vocal Solo Berhadiah Rp. 50 juta Digelar. Lihat Syaratnya

Kemudian menjadi Community Development Officer di Jesuit Refugee Service, Aceh Selatan sejak tahun 2008 hingga tahun 2010. Menjadi Regional Planning Officer di United Nation Development Program (UNDP), Papua Barat sejak tahun 2010 hingga tahun 2012. Dan sejak tahun 2012, Mulana memutuskan menjadi seorang wiraswasta hingga akhirnya masuk kedalam salah satu partai politik.

Dengan memutuskan masuk kedunia politik, dengan niat untuk berbuat baik kepada masyarakat yang saat ini sangat membutuhkan. Dia melihat, perlu dilakukan gebrakan dalam dunia politik, mengingat banyaknya oknum yang sudah merusak dunia politik itu sendiri.

“Kekuasaan jika digunakan untuk memperkaya diri dan golongan maka itu akan sangat buruk terhadap pembangunan dan masyarakat. Namun, kekuasaan akan sangat efektif jika digunakan untuk membantu orang lain, terlebih rakyat yang paling miskin, paling lemah, paling terpinggirkan, mari berjuang bersama demi perubahan yang lebih baik, ” ajak Mulana. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan