DPRD Tapsel minta masyarakat lokal diutamakan untuk PLTA Batang Toru

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Tapsel – DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan minta perusahaan Sinohydro sebagai bagian dari pengelola proyek PLTA Batang Toru, untuk mengutamakan masyarakat lokal setempat dalam perekrutan karyawan.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan, Andes Mar Siregar mengatakan terkait dengan penerimaan karyawan atau security di PLTA Batang Toru yang direkrut Sinohydro Corporation Limited Batang Toru, diminta untuk mengutamakan masyarakat lokal, itu sudah sesuai komitmen, katanya, Selasa (6/10).

Sesuai dengan komitmen pihak perusahaan bahwa dalam dalam perekrutan karyawan akan mengutamakan masyarakat sekitar lokasi PLTA seperti warga Marancar dan seputaran lokasi pengerjaan, dengan catatan jika memenuhi persyaratan.

Namun kenyataannya, seperti penerimaan karyawan untuk security, lanjut Andes, komitmen perusahaan tersebut hanya di atas kertas sebab dari 6 orang yang dibutuhkan hanya satu warga sekitar PLTA yang diterima.

Baca juga  Dinilai Pantas, AMPI Tapanuli Selatan Dorong Rahmat Nasution maju Pilkada

“Apakah ini yang disebut komitmen dalam kesepakatan untuk masyarakat lokal dan pihak perusahaan.”

“Setelah ditelusuri ternyata bukan hanya satu orang putra Marancar yang memiliki sertifikat dan ikut melamar. Namun setelah di interview tidak dipanggil lagi tanpa alasan yang jelas, apakah seperti itu mekanisme yang benar,” katanya.

Andes Mar yang juga penduduk asli Marancar mempertanyakan hal tersebut ke Disnaker Kabupaten Tapsel.

“Informasi yang kita terima pihak Disnaker mengaku hanya melakukan validasi bahwa pelamar itu warga Tapsel sesuai KTP,” ungkapnya.

Anggota DPRD dari Partai Golkar tersebut mempertanyakannya ke pihak Sinohydro, terus mereka jawab, salah seorang yang membidangi hal itu ketika ditanya mengatakan hanya menginterview dan keputusan ada di manajemen, katanya.

Baca juga  Buka Mata Lihat Indahnya Dunia, PTAR Buka Rangkaian Operasi Katarak Gratis

Untuk itu Andes selaku Anggota DPRD Tapsel minta kepada pihak manajemen Sinohydro Batang Toru untuk meninjau ulang proses penerimaan security tersebut, semua terbuka, harus transparan.

Terpisah, Sekretaris DPD AMPI Kabupaten Tapanuli Selatan Khairul Arief, mengatakan.”Pihak perusahaan sepertinya tidak menjalankan komitmen sesuai yang telah disepakati.”

“Ini harusnya menjadi isu yang dapat disampaikan secara luas, anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan dari Partai Golkar sudah menyampaikan informasi secara transparan, jika perlu dibuat Rapat Dengar Pendapat (RDP) biar ada keterangan resmi dari pihak perusahaan, ini harus disampaikan kepada publik.” Pungkas Arif. (R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan