Waspada Covid-19, Pengurusan Paspor Dibatasi di Sibolga

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Keseriusan Kantor Imigrasi Kelas II A Sibolga, memutus mata rantai penyebaran Virus Corona Desease (Covid-19), salah satunya melakukan pembatasan pengurusan paspor untuk sementara waktu.

Dijelaskan Edy Ginting, Kamis (16/4/2020), saat ini kantor Imigrasi Sibolga telah melakukan pembatasan layanan keimigrasian. Hal itu, sesuai surat edaran yang dikeluarkan pada tanggal 23 Maret lalu.

Namun demikian, kantor Imigrasi Sibolga tetap melakukan pelayanan Paspor dengan catatan hanya untuk prioritas kebutuhan yang mendesak. Seperti halnya, orang sakit atas rujukan dokter, tugas negara, atau semacam hal yang tak bisa ditunda dan bersifat penting.

Baca juga  Mayat tanpa identitas ditemukan di perairan Sibolga

Menteri Hukum dan Ham juga telah mengeluarkan larangan bagi warga negara asing (WNA) untuk masuk ke wilayah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan menteri nomor 11 tahun 2020.

“Peraturan menteri ini berlaku pada tanggal 2 April tahun 2020, jadi orang asing untuk saat ini dilarang untuk masuk atau transit ke Indonesia,” ujarnya.

Namun kata Edy, ada beberapa kriteria yang dikecualikan bagi orang asing yang masuk ke wilayah Indonesia yakni :

  1. Orang asing pemegang ijin tinggal terbatas dan ijin tinggal tetap.
  2. Orang asing memegang visa diplomatik dan visa dinas.
  3. Tenaga bantuan dan dukungan medis.
  4. Pangan dan alasan kemanusiaan.
  5. Awak alat angkut.
  6. Orang asing yang akan bekerja pada proyek strategi nasional.
Baca juga  Dikonsep Pasar Modern, Pasar Siborong-borong dan Tarutung Telan Rp 200 Milyar

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap melaksanakan anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah guna memutus penyebaran Covid-19.

“Jadi kepada masyarakat, jika tidak ada kebutuhan yang mendesak, jika tidak sakit tanpa rujukan dokter, kami harapkan untuk dirumah saja, agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” imbaunya. (R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan