Warga Sibolga dan Tapteng Dorong Polisi Razia Penggunaan Knalpot Blong

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Sejumlah masyarakat terus memberikan dukungan kepada pihak kepolisian untuk melakukan razia penggunaan knalpot blong sepeda motor.

Respon itu dikutip media ini di berbagai group media sosial seperti Facebook usai terbitnya berita berjudul “Knalpot Blong Septor Kian Resahkan Warga di Tapteng” Yang di lansir BeritaTapanuli.com.

Salah satunya, akun Facebook milik Antonius Susanto. Ia menyampaikan dalam cuitannya, ” Pak Kasat Lantas mohon dirazia dan ditindak tegas pengguna knalpot blong karena mengganggu pengendara lain dan membuat pekak teling.Kalau ketangkap tempelkan telinganya sebagai efek jerajera,  thn sepeda motornya,” Tulisnya memberikan komentar di group Suara Masyarakat Tapanuli (SMT).

Sebelumnya, suara bising sepeda motor menggunakan knalpot blong kembali resahkan warga di Pandan, Kab. Tapanuli Tengah.

Baca juga  Baku Tembak Dengan Polisi, Dua Teroris Tewas

Selain itu, kritikan itu juga disampaikan oleh warga Sibolga. Keresahan warga itu, langsung direspon oleh salah seorang warga yang tinggal di Jalan Arion, Pandan, bernama Syaren Situmorang mengaku sangat terganggu akibat suara bising tersebut.

Dijelaskan Syaren, kebisingan tersebut bahkan mengakibatkan kegelisahan bagi putrinya. Apalagi putrinya yang baru lahir sering terkejut lalu menangis.

Ia pun berharap pihak kepolisian setempat dapat menertibkan dan merazia para pengendara. Dengan, membuat postingan di akun facebooknya, berencana kalau masih berulah bakal melempar pengendara.

Tolong lah pak polisi, knalpot blong ditertibkan. Terkejut saja anakku yang baru lahir dibikin suaranya,” tulis Syaren di akun facebooknya @Tumorang Pande, Minggu malam (17/1/2021).

Baca juga  Pemuda Tewas Dilindas Truk Trailer di Jalan Medan

“Terhitung belasan sepeda motor berknalpot blong lewat depan rumah hari ini. ntar kalau nambah jumlahnya sampai puluhan, kulempar. Udah siap-siap ni batu,” tegas Syaren.

Maraknya sepeda motor berknalpot blong di Pandan juga diungkapkan Nimrot Silaban.

Olo makin marak lae (iya makin marak lae),” tulis Nimrot Silaban menanggapi keluhan Syaren.

Terpisah Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto ketika dikonfirmasi, perihal keluhan warga atas maraknya penggunaan Knalpot Blong tersebut, mengaku segera menindak lanjuti.

“Terima kasih, segera ditindaklanjuti oleh Sat Lantas dan polsek2.” Ujarnya.(R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan