Warga Mengeluhkan Lintasan Jalan Berlumpur Akibat Pembangunan Perumahan

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Sejumlah warga yang melintas di jalan Jalan Prof M Hazairin, atau Jalan Simpang Tukka, mengaku kecewa atas adanya pembangunan perumahan yang bukan saja membuat resah warga di lingkungan tersebut.

Apalagi saat musim hujan, warga yang melintas pagi, ataupun sore hari selalu berhadapan dengan lumpur yang terbawa longsoran air berasal dari kerukan gunung yang kini berubah menjadi sebuah perumahan hunian.

Selain itu, bobot debu disaat musim kemarau juga menjadi hal yang sangat disesalkan warga. Meski diawal masa pembangunan terlihat pengembang masih menurunkan alat beratnya guna mengurai lumpur yang diakibatkan gerusan air.

Baca juga  Di Tabrak Lari, AKP Arnold Hasibuan Meninggal Dunia

Sebagaimana hujan lebat yang terjadi hari Selasa (27/8/2019) tumpukan lumpur mencapai setinggi lutut orang dewas. Meski terlihat warga sekitar yang turut prihatin menyaksikan pengendara yang kewalahan, terpaksa turun tangan mengurai lumpur menggunakan cangkul.

Rudi (45) warga Pandan yang melintas saat dikonfirmasi mengaku kecewa dengan adanya pembiaran lumpur. Ia bahkan mengaku, tumpukan lumpur sudah sejak pagi hingga sore seolah lepas dari tanggung jawab perumahan.

Baca juga  Rusuh di Madina, Sejumlah Unit Kendaraan Roda Empat dan Roda Dua Dibakar

“ya bang kasihan warga sekitar, justru mereka yang mengeruk dengan cangkul, kita khawatir pengendara yang berboncengan bawa anak-anak, apalagi pengendara ibu-ibu,” ucapnya singkat.

Ia pun berharap, pemerintah setempat dapat melakukan peninjauan kepada pengembang perumahan untuk selalu konsisten atas kondisi yang diakibatkan oleh pembangunan perumahan tersebut. (Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan