Tertidur Disaat Masak, Api Lahap 3 Rumah

  • Whatsapp
Ket. Gbr : puing rumah kebakaran

BeritaTapanuli.com, Taput – Kebakaran yang melanda tiga unit rumah warga di dusun Parsibarungan Tonga, Desa Parsibarungan, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Kamis siang (8/8/2019) seketika viral di Facebook.

Banyak yang bertanya atas minimnya informasi perihal kebakaran. Namun dari salah satu acoun milik Jusman Gultom Gultom, menjawab sejumlah pertanyaan Facebooker.

Pemilik akun diduga merupakan korban pemilik rumah.

Kepada mereka yang bertanya ia memberikan jawaban, bahwa kebakaran terjadi, saat salah seorang pemilik rumah terlelap tidur saat memasak.

Disebutkan bernama Op. Sara saat itu tengah memasak pakai kayu bakar dan dia terlelap tidur.

Baca juga  GMNI Beri Dukungan Penuh Transformasi IAKN Tarutung Menjadi UKN

Berikut kutipan yang berhasil di screenshoot beritatapanuli.com.

“mangoloppa indahan ni pilo op sara di dapur hape tarpodom..ninna” (memasak op. Sara didapur akan tetapi tertidur) jawabnya atas pertanyaan pemilik akun Facebook bernama Arif.

Menanggapi hal itu, Facebooker lainnya banyak yang memberikan rasa prihatin dan berharap bantuan dari Pemerintah Daerah setempat guna meringankan beban korban.

Ket. Gbr : api masih menyala

Terkait, Kasubbag Humas Polres Taput Aiptu Sutomo Simaremare dalam keterangan tertulis mengatakan diduga karena arus pendek listrik yang menimbulkan munculnya api.

“Awalnya rumah yang terbakar milik Sahor Gultom (45) dan merembet dua rumah lainnya milik Nelson Gultom (47) dan satu rumah parsaktian Op.Tumorang Gultom yang ditempati Maradu Gultom (40),” kata Aiptu Sutomo.

Baca juga  Miliki Narkotika Siap Dikonsumsi, Pelajar di Sibolga Diamankan Polisi

“Kebakaran terjadi saat pemilik rumah sedang berada di ladang,” ujarnya.

Menurut Sutomo, api baru berhasil dipadamkan pukul 15.10 WIB setelah personil Polsek Pangaribuan dibantu warga berjibaku melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Ket. Gbr : Api mulai padam

“Pemadam kebakaran dari Pemkab Taput baru tiba di lokasi pukul 16.15 WIB, dan melakukan penyiraman sisa puing-puing kebakaran,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp.600 juta. (BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan