Terkait Kenaikan Gaji ASN, Begini Pidato Presiden

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah tidak akan mengubah kebijakan penggajian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dengan kata lain, belum ada kenaikan gaji untuk PNS pada APBN tahun anggaran 2020.

Dengan begitu para ASN harus menunggu pada tahun anggaran 2021. Itu pun jika ditetapkan demikian. Meski tidak ada kenaikan gaji, Jokowi memastikan ASN tetap akan mendapatkan gaji ke-13. Di samping itu, ia bilang uang pensiun dan Tunjangan Hari Raya (THR) tetap cair. “Pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan aparatur negara, dengan mempertahankan kebijakan penggajian yang sudah ada melalui pemberian gaji ke-13 dan pensiun serta THR,” kata Jokowi dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR/MPR RI Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Baca juga  Sebanyak 14 Kios Dibongkar Satpol PP, Pedagang Protes

Selama Jokowi memimpin ia baru dua kali menaikkan gaji PNS. Pertama pada 2015 sebanyak 5 persen, lalu 2019 melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 tahun 2019. Dalam pidato itu Jokowi juga memastikan pemerintah akan memperbarui skema program pensiun dan Jaminan Hari Tua (JHT) untuk ASN.

“Pemerintah juga menyiapkan reformasi skema program pensiun dan Jaminan Hari Tua (JHT) untuk aparatur negara,” katanya, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Baca juga  53 Pondok Di Pantai Indah Kalangan Ditertibkan, Petugas Mengaku Temukan Alat Pengaman

Ini selaras dengan keinginan Kemenkeu bersama Kemenpan RB. Pada 2018 lalu, keduanya berencana meninjau ulang kebijakan ini karena uang pensiunan bagi ASN dinilai terlampau kecil. Pada 27 Februari 2018, Menkeu Sri Mulyani menyampaikan sesuai dengan amanat UU ASN, perlu ada revisi peraturan pemerintah tentang tunjangan pensiun. Ia menilai pemerintah perlu memasukkan pertimbangan keadilan dan kebutuhan hidup ASN. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan