Terjadi Perubahan Suara, Massa PDIP Geruduk Kantor PPK Sibolga Utara

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Mendapat tangkapan layar informasi atas adanya perubahan jumlah suara sesama caleg (Calon Legislatif) PDIP di daerah Pemilihan I kota Sibolga, warga mendatangi kantor Camat Sibolga Utara.

Hal itu akibat adanya perubahan suara yang pada awalnya unggul caleg atas nama Mandapot Pasaribu, setelah perubahan jumlah suara mengakibatkan yang unggul caleg lain se partai.

Akibatnya, massa pendukung Mandapot Pasaribu mendatangi Kantor PPK Kecamatan Sibolga utara, sabtu (24/2/2024) mulai pukul 14.30 wib.

Kedatang massa dan pendukung Mandapot Pasaribu ini, untuk mempertanyakan adanya perubahan suara tersebut.

Namun keinginan tersebut tidak kesampaian karena petugas kepolisian yang berjaga di kantor kecamatan Sibolga Utara, tidak memperkenankan massa dan pendukungnya memasuki ruang kantor PPK Sibolga Utara itu.

Salah satu Warga Sibolga dan pendukung Mandapot, Thomson Pasaribu, Sabtu (24/2/2024) kepada wartawan di Sibolga, menduga penyelenggara pemilu Di Kota Sibolga melakukan permainan ataupun persekongkolan.

Menurutnya, seperti yang diketahui, pada laman web pemilu2024.kpu.go.id, terjadi perubahan jumlah suara pada rekap PPK dari salah satu caleg di Kota Sibolga dari Partai PDI Perjuangan, no urut 3, Tumbur Mangantar Tua Harahap, dari daerah pemilihan Sibolga I.

Baca juga  Antisipasi ISPA, BPBD Sibolga Bagi-Bagi Masker di Jalan Raya

“Kami mendapat informasi ada perubahan suara yang terjadi dan berbeda pada webnya KPU RI. Dimana, sebelumnya jumlah suara Tumbur Harahap mencapai ratusan, dan bahkan di Web KPU masih 178 suara dengan persentasi 27 persen masuk suara, namun saat mau diumumkan oleh PPK Sibolga Utara malah jadi berkurang menjadi puluhan. Saya sangat miris melihat penyelenggara pemilu malam ini, saya menduga seperti ada permainan dan persekongkolan,” sebutnya.

Dikatakan, dari hasil tangkapan layar yang diperolehnya, pertanggal 19 Februari 2024, pukul 06.17 Wib, 29 TPS dari 104 TPS, terlihat jumlah suara yang diperoleh Tumbur sebanyak 178 suara. Akan tetapi, pertanggal 23 Februari 2024, pukul 21.25 Wib, total suaranya berkurang 120 suara menjadi 58 pada saat mau ditanda tangani, dan akibatnya pleno PPK pun di skorsing.

Baca juga  Hadiri Undangan Pendeta Gereja Bethel Indonesia, Bupati Tapteng Ajak Perhatian DPRD Sibolga

“Jadi siapa yang bermain disini, tolong agar saling menjaga kekondusifan Kota Sibolga ini selama pemilu, jangan hanya karena kepentingan pribadi dan kepentingan golongan, rusak kekondusifan yang sudah kita jaga bersama, kita semua juga punya emosi dan juga punya kekuatan yang tidak bisa terkontrol apabila kecurangan itu terus berlaku,” terangnya.

Dengan kejadian tersebut, pihaknya akan membuat laporan terhadap pengawas pemilu, Bawaslu Kota Sibolga. Serta meminta kepada KPU untuk memberikan pengarahan terhadap bawahannya.

“Kami masih percaya hukum yang berlaku, ini nanti akan kami laporkan ke Bawaslu, kami minta Bawaslu dan KPU agar mengontrol anggotanya, baik itu PPK, Panwascam, agar jangan bermain-main,” pintanya.

Dirinya berharap agar pemilu ini berjalan dengan damai dan agar tidak ada kesalahan-kesalahan serta kepentingan-kepentingan tertentu.(r)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan