Tenggelam di Sungai Sibuluan Nauli, Polisi Berhasil Evakuasi Korban Bersama Warga

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Polres Tapanuli Tengah melalui Personil Bhabinkamtibmas Polsek Pandan bersama warga lakukan evakuasi 1 (satu) orang pria korban meninggal dunia karena tenggelam di sungai Sibuluan tepatnya di Kelurahan Sibuluan Nauli Kec. Pandan Kab. Tapteng, Selasa (9/1/2024) Pukul 15.45 Wib

Adapun Identitas korban yang ditemukan yakni Gufron Pria (20), pekerjaan Wiraswasta, Korban merupakan warga Kelurahan Sambang Kec. Sempor Kab. Kebumen, Prov. Jateng (Kost di Kel. Sibuluan Indah)

Kapolres AKBP Basa Emden Banjarnahor, SIK, MH melalui Kapolsek Pandan AKP Zulkarnaen Pohan, SH menjelaskan bahwa sekitar pukul 14.00 Wib, korban dan saksi – saksi berangkat dari rumah kost yang berada di lingkungan 1, Kel. Sibuluan Indah, Kec. Pandan, dengan mengendarai 2 (dua) unit sepeda motor untuk mandi mandi dan memancing di sungai Sibuluan tepatnya lingkungan 2, Kel. Sibuluan Nauli, Kec. Pandan, Kab. Tapteng

Baca juga  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2019, Kumandangkan Ikrar Keutuhan Bangsa

Kapolsek Pandan juga menjelaskan berdasarkan keterangan saksi Rian (20) dan Kuatno (20), warga Kel. Sambang, Kec. Sempor, Kab. Kebumen, Prov. Jateng (Kost di Kel. Sibuluan Indah bersama korban)

“Korban bersama rekannya setelah sampai di TKP, Korban langsung berenang ke tengah sungai, hingga kedua rekan korban melihat korban langsung tenggelam dan meminta tolong namun karena Rian dan Kuatno tidak  bisa berenang, mereka meminta tolong kepada masyarakat sekitar untuk membantu korban” Jelas Kapolsek Pandan

Hingga pukul 14.45 Wib Korban berhasil ditemukan oleh masyarakat bersama Bhabinkamtibmas Polsek Pandan Aipda Dedi Irwanto berjarak sekitar 10 ( sepuluh ) meter dari tempat tenggelamnya korban (di dasar sungai)

Baca juga  Kapolres Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Polres Tapteng

Saat ini, Pihak Polsek Pandan telah mengevakuasi korban ke RSUD Pandan untuk dilakukan pemeriksaan

Berdasarkan hasil pemeriksaan Ver dari pihak RSUD Pandan dan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Tapteng bahwa tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban dan korban meninggal dunia di sebabkan masuknya cairan ke dalam saluran nafas atau paru paru (tenggelam) yang menyebabkan gangguan pernafasan dan mengakibatkan kematian.

Kedua saksi, yakni rekan korban Rian dan Suyatno masih berusaha kordinasi dengan Pihak keluarga korban di Kab. Kebumen, Prov. Jateng, guna pengurusan pemakaman korban. (R)
Sumber : Humas Polres Tapteng

Pos terkait

Tinggalkan Balasan