Sudah Mahal, Dibuat Sulit Hingga Sering Antri

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Pasca kenaikan BBM masyarakat terus saja makin susah, salah satunya akibat antrian yang selalu panjang dan lama di setiap SPBU.

Kesannya, kebijakan kebijakan yang selama digaungkan supaya tepat sasaran subsidi tentu tidak serta merta menjamin secara tepat sasaran.

Salah satunya disaat mengisi BBM di SPBU, dengan dalil tepat sasaran petugas selalu terlihat melakukan entri data pada salah satu perangkat yang memperlambat proses pengisian BBM.

Dan peristiwa demi peristiwa serupa selalu terus berulang. Tak heran apabila antrian panjang selalu ditemukan di sepanjang pengisian ke SPBU.

Baca juga  Seorang Pelamar TNI, Hasil Rapid Test Positif Covid-19 di Sibolga

Diungkapkan salah seorang pengendara, Parningotan (52) warga Sibolga, ia mengeluh namun tanpa daya harus rela antri di SPBU untuk mengisi bahan bakar sepeda motornya. Ia mengaku sebelumya, bila terjadi antrian akan memilih mengisi bensin ketengan (penjual pinggir jalan).

Akan tetapi, akibat kenaikan harga ia mengaku lebih baik bersabar antri demi menghemat uang.

Namun, tak berselang lama satu jenis mobil Inova Rebon datang dan pihak SPBU ternyata juga masih melayani pengisian BBM jenis Pertalite meski seyogyanya telah dilarang memakai bahan bakar subsidi. Hal itu pun berlarut menambah antrian panjang.

Baca juga  Awasi Orang Asing, Imigrasi Sibolga Bentuk Tim di Padang Lawas

Terpisah, pihak karyawan SPBU tersebut saat di tanya apakah kebijakan tersebut tidak berlaku di tempat kerjanya mengaku enggan berkomentar.

Sementara perihal antrian ia menyebut, kebijakan entri data merupakan keharusan sehingga BBM didata telah tepat sasaran.

Terkait pihak pertamina Sibolga, saat di konfirmasi ke Kantor yang berada di Pasar Belakang Sibolga belum berhasil ditemui. (R)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan