Sindir Pembagian Sembako, Anggota DPRD: Ini Bukan Memutus Tapi Menyebarkan

  • Whatsapp
Warga berkumpul saat pembagian sembako (foto istimewa)

Siantar – Saat ini, Jumat (24/04/2020) Pemko Siantar melalui seluruh kelurahan membagikan sembako kepada warga yang dianggap terdampak akibat dari Pendemi covid – 19, dan hal ini mengakibatkan warga berkumpul di Kantor kelurahan.

Terkait hal tersebut salah seorang anggota DPRD Siantar, Noel Lingga menyebutkan sistem pembagian sudah menyalahi ajuran yang selama ini diutarakan oleh Pemerintah.

“Gimananya mereka yang menyuruh agar dirumah saja, mereka yang bilang Pisical dan sosial destancing,”sebutnya.

Berdasarkan hasil penulusuran Noel yang turun langsung melihat pembagian sembako tersebut dia melihat beberapa kelurahan banyak warga yang berkumpul menunggu pembagian sembako.

“Seperti di Kelurahan Tomuan dan Simarito banyak sekali warga disana berkumpul menunggu pembagian sembako, ini bukan memutus mata rantai tapi menyebarkan mata rantai Covid – 19,”sebutnya.

Baca juga  Adu Jotos Sesama Truk Box, Satu Orang Meninggal Dunia di Asahan

Amatan hetanews juga banyak warga yang berkumpul di beberapa kelurahan, salah satunya adalah Kelurahan Pondok Sayur yang diketahui banyak warganya yang berstatus ODP (Orang Dalam Pantuan) yang seharusnya megisolasi diri dirumah namun karena pembagian sembako ini mereka terpaksa keluar rumah untuk mendapatkan sembako.

Terkait hal tersebut Juru Bicara Gugus Tugas Pemko Siantar Daniel Siregar membenarkan kejadian tersebut, namun dia menjelaskan jika mereka sudah menjelaskan kepada warga agar tidak berkumpul-kumpul di Kantor Lurah namun warga enggan beranjak karena belum mendapatkan sembako.

“Ada beberapa di Kantor Lurah memang banyak warga yang berkumpul-kumpul, kita juga terus monitoring dan mensosialisasikan kepada warga agar tidak berkumpul, tetapi warga tetap bertahan, padahal ada beberapa Kelurahan yang membuat sistemnya bershift, contohnya RT sekian jam sekian sampai jam sekian, tapi warga tetap menunggu sampai mereka dapat sembako,”jelasnya.

Baca juga  Bupati Tapanuli Tengah Hadiri Muspimda ke-II PD Muhammadiyah

Masih kata Daniel ada juga Kelurahan yang membagikan sembakonya langsung kepada warga melalui RT dan RW.

“Ada juga seperti di Kelurahan Karo dan Kristen mereka langsung membagikan sembako ke rumah-rumah warga dibantu oleh RT dan RW dan didampingi oleh Babinkantimnas, jadi engga bisa di genaralkan semua seperti itu,”ucapnya.

Daniel menyebutkan Pemko Siantar akan mengevaluasi pembagian ini agar dapat diperbaiki dipembagian selanjutnya.

“Makanya setiap masalah akan kita evaluasi untuk perbaikan kedepannya,”katanya. (Sumber : Hetanews)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan