Selain Mencuri Emas, Kawanan Juga Tabrak Warung Kelontong

  • Whatsapp
Ket. Gbr : Sopir inisial HH yang menjadi bulan-bulanan massa

BERITATAPANULI COM, Labura – Aksi pencurian yang sebelumnya diduga sebuah perampokan pada Toko Emas Harapan, di Jl Sudirman, Kota Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumut, Sabtu (5/1/2019), sontak menghebohkan warga sekitar.

Betapa tidak, pencuri yang berusaha melarikan diri tak pikir panjang masuk ke mobil lalu tancap gas. Sehingga menimbulkan sejumlah korban dan juga mobil yang di kendarai hingga ringsek.

Dari info yang didapat, mulanya pencuri berpura pura membeli emas di salah satu toko mas di Aek Kanopan. Disana tersangka meminta penjaga toko untuk melihat koleksi kalung, setelah melihat lihat lalu perampok meminta dilihatkan juga koleksi lain. Namun, saat penjaga mengambil koleksi kalung lainnya, si pencuri ternyata langsung melarikan kalung yang dipegangnya.

Sontak penjaga toko mengejar perampok, saat di kejar tiba tiba rampok menghilang. Diperiksa lah sama panjaga toko mas satu satu mobil yang parkir, ternyata perampok sudah didalam mobil berkaca reben gelap ditunggu temannya di dalam mobil Innova berplat BK 1961 YL.
Saat mobil dipukul penjaga toko mas, mobil langsung distarter dan lari menuju arah Kisaran

Baca juga  Seakan Berada di Truk, Gempa Guncang Kota Palu

Penjaga toko tak tinggal diam ia pun langsung mengejar si perampok, karena macet, diperjalanan pencuri bahkan menabraki kendaraan didepannya.

Hingga ia tertangkap di Sei Piring mobilnya menabrak salah satu toko kelontong warga, ada juga ibu ibu yang akhirnya mengalami patah kaki, akibat ditabrak mobil tersebut.

Tak berselang lama, warga berkerumun dan secara spontanitas mobilpun jadi bulan bulanan warga yang kesal. Akan tetapi saat ditangkap, hanya sopir yang berhasil ditangkap, sementara sipelaku sudah tidak ada di dalam mobil, entah turun dimana.

Sementara, Kasatreskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jamak Purba, yang dikonfirmasi terkait kasus tersebut, juga membenarkan, meski ia menepis isu sebelumnya anggapan yang beredar tersebut adalah aksi perampokan, namun sebuah pencurian.

Baca juga  Menteri Susi Hadir di Acara Karnaval dengan Kuliner Khas Toba

“Bahwa yang terjadi sebenarnya bukan perampokan, melainkan kasus pencurian kalung emas,” kata Jamak, Sabtu (5/1/2019).

Masih dengan keterangan Kasat Reskrim,
“Yang kita amankan bukan pelaku langsung tapi sopir. Dia mengaku pelaku masuk ke dalam mobil dan diancam untuk segera kabur dari lokasi. Kita belum bisa pastikan apakah sopir ini terlibat dalam kasus pencurian toko mas tersebut,” lanjut Jamak.

“Kalau kata penjaga toko satu kalung seberat 14 gram, dengan harga Rp 6,7 juta,” ungkap Jamak.

Sementara itu, sopir berinisial HH (30) yang diamankan mengaku saat kejadian ini sedang berposisi memarkirkan kendaraan. Dia mengaku pelaku tiba-tiba masuk dan menodongkan senjata api (senpi). Demikian juga mobil innova kemudian diamankan di Polsek Kualuh Hulu. (T/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan