Pencarian KM Gemilang Dilanjutkan Hari Ini, Terkendala Ketinggian Ombak

  • Whatsapp
Saat Pencarian Dilakukan Menggunakan KN Sar Nakula

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Pencarian Kapal Jaring Apung KM Gemilang 717 GT 02 asal Desa Pasar Tarandam, Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara masih dilanjutkan Hari ini, Selasa (19/5/2020).

Hal ini disampaikan Hari Susanto ketika di konfirmasi Selasa pagi melalui selulernya. Ia menjelaskan, pencarian dilakukan menggunakan KN SAR Nakula, berangkat pukul 07:40 WIB dari PPN Sibolga.

Meski demikian, ia mengaku dilapangan mengalami kendal adanya ombak hingga mencapai 1,5 meter.

“Kapalnya belum ditemukan, dan pencarian masih terkendala, meski keberadaan ombak lumayan besar, mencapai 1,5 meter,” ujarnya.

Adapaun pencarian melibatkan tim gabungan Basarnas, Polairud Sibolga dan Polair Kabarhakam Mabes Polri.

Hal senada ditambahkan Abduh, pencarian akan dilakukan di seputar pulau Mursala sebagaimana kapal dilaporkan hilang kontak.

Baca juga  Heboh, Sosok Pria Ditemukan Tergeletak di Toilet SPBU, Tau-tau Sudah MD

Sebelumnya, satu unit kapal KM Gemilang 717 GT 02, asal Desa Pasar Tarandam, Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, dilaporkan hilang kontak sejak Sabtu (17/5/2020) lalu.

Hal itu juga dibenarkan Kapolres Sibolga AKBP Triyadi melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin, Senin (18/5/2020) dalam keterangan tertulisnya.

Kapal KM.Gemilang 717 Gt. 02. Dengan Nahkoda, Usman Harahap (50), ABK bernama Fami (38), warga Desa Pasar Tarandam Kecamatan Barus. Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut).

KM.Gemilang 717 berangkat melaut dari Kualo Pasar Tarandam Barus pada hari Jumat 15 Mei 2020 pukul 14.00 WIB.

Baca juga  Bupati Tutup Lomba Vokal Solo Lagu Batak, Total Hadiah Mencapai Rp 50 Juta

Rencana menangkap ikan di perairan Pulau Mursala, pada hari Minggu 17 Mei 2020 pada pukul 17.00 WIB pemilik kapal menghubungi nahkoda namun tidak ada jawaban (Hp tidak aktif), bahkan dilakukan dengan berulang ulang sampai hari ini Senin 18 Mei 2020 pukul 09.30 wib hp tidak aktif.

Rahmansyah lalu menghubungi para nelayan yang melaut di sekitar Pulau Mursala, namun mengaku  tidak melihat Kapal KM.Gemilang 717 dan HP tidak akftif.

Setelah mendapat info tersebut personil Sat Polair Polres Sibolga bersama Polairud Baharkam dan Basarnas lalu berangkat melakukan pencarian. Namun akibat cuaca buruk yang tidak mendukung sehingga pencarian dihentikan dan kembali ke komando. (Red)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan