Niat Liburan Berujung Duka, Septor Wisatawan Dibakar Saat Camping

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.comNiat liburan berujung duka bagi wisatawan di Deli Serdang, Sumatera Utara. Motor mereka dibakar orang tak dikenal.

Sebanyak empat motor pengunjung Wisata Alam Tanduk Benua di Kecamatan Kutalimbaru. Salah satu korban, Novi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada 21 Januari 2023. Saat itu, dia bersama suami dan 10 teman mereka berlibur dan camping di lokasi wisata Tanduk Benua.

Rombongannya mengendarai enam sepeda motor. Mereka sampai di sana sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung direkomendasikan pemuda setempat lokasi untuk memarkirkan sepeda motor

Setelah parkirkan enam motor, kami berjalan ke daerah dekat sungai selama sekitar 10 menit. Lalu, mendirikan tenda,” kata Novi kepada detikSumut, Jumat (27/1).

Baca juga  Pukul Istri Pensiunan BUMN Ditangkap di Sibolga

Selanjutnya, ia bersama kawannya pun menikmati suasana wisata dengan melakukan beragam aktivitas. Esok harinya, 22 Januari 2023, ia bersama kawan-kawannya bangun dan sekitar pukul 10.00 WIB baru mengetahui peristiwa itu.

“Jadi, pertama kami suruh anak-anak yang ikut ngecek motor di parkiran. Dari situ lah, baru tahu ada empat motor terbakar,” ujarnya.

Baca juga: Main Petak Umpet di Pelabuhan, eh Bocah Ini Terangkut ke Malaysia
Dia dan kawannya pun terkejut mendapati hal itu. Sebab, selama menjalani aktivitas di lokasi itu tidak mendengar suara ledakan atau lainnya. Saat itu juga cuaca lagi hujan.

Baca juga  Seorang Pria Terbujur Kaku dan Mengapung di Pinggir Laut Sibolga

Berangkat dari peristiwa itu, suaminya membuat laporan ke Polsek Kutalimbaru. Hal itu ditandai dengan nomor laporan : STTLP/2/K/1/2023/SPKT/Sek Kutalim. Dia berharap agar pelaku dapat segera ditangkap.

“Ya harapannya polisi cepat tangkap pelaku untuk menghindari terjadi korban lainnya yang ingin wisata ke sana,” sebutnya.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Kasir Nasution mengatakan laporan korban telah diterima dan sampai saat ini masih diselidiki.

“Itu wisata baru kabarnya. Nahas memang terjadi peristiwa seperti itu. Sejauh ini kita sudah mengambil keterangan sembilan saksi serta melakukan olah TKP. Jadi ini kita masih selidiki,” kata Nasir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan