LKBH Sumatera Bersama David Butarbutar Berbagi Ditengah Wabah Covid-19

  • Whatsapp
Ket. Gbr : Ketua LKBH Sumatera, Parlaungan Silalahi, didampingi Wakil Ketua LKBH, Mangihut Tua Rangkuti bersama David Butarbutar saat memberi bantuan ke warga

BeritaTapanuli.com, Tapteng – Keluarga Besar Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Sumatera bersama David Butarbutar atau akrab disapa Molen, menyerahkan bantuan kepada warga kurang mampu terdampak virus Covid-19 di Poriaha, Desa Tapian Nauli III, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada, Sabtu (18/4).

Bantuan berupa beras, mie instan, telor, minyak goreng dan juga masker, diterima langsung oleh warga.

Ketua LKBH Sumatera, Parlaungan Silalahi, didampingi Wakil Ketua LKBH, Mangihut Tua Rangkuti dan juga Molen mengungkapkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang merasakan langsung dampak pandemi global virus corona (Covid-19).

Karena menurutnya, anjuran physical distancing (Jaga jarak fisik) dan kebijakan work from home (Bekerja dari rumah), sebagai upaya pencegahan meluasnya virus korona (Covid-19), telah berdampak pada ekonomi masyarakat kecil.

“Secara pribadi kami mendukung kebijakan pemerintah ini. Namun harus diakui bahwa kebijakan ini memiliki efek yang luar biasa bagi perekonomian masyarakat. Kami juga tak luput dari hal ini, apalagi mereka yang kurang mampu. Atas dasar ini kami merasa tergerak untuk membantu,” ungkapnya.

Selain itu, mendukung program pembatasan aktivitas sosial bukan berarti menutup mata hati mereka terhadap kemanusiaan.

Diakuinya, memang saat ini semua orang sedang dalam kondisi prihatin. Namun masih banyak warga kurang (kesusahan) yang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Baca juga  Tertabrak Hingga Kritis, Pria Paruh Baya Akhirnya Meninggal

“Dalam situasi saat ini, uang bukan menjadi penghalang karena masih bisa dicari, namun rasa kemanusiaan untuk selalu berbagi, menjadi panggilan hati yang tak bisa kita diabaikan,” ucapnya.

Diungkapkan Parlaungan, pihaknya semula hanya mau berbagi hand sanitizer dan masker kepada warga. Akan tetapi setelah dipikirkan, masyarakat masih tetap keluar rumah mencari kebutuhan pokok.

“Jadi kita memutuskan untuk  membagikan sembako yang sedikit banyak bisa meredam potensi yang dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Dikatakannya, apa yang mereka berikan mungkin tidak seberapa. Namun walau kecil setidaknya bisa membantu meringankan beban mereka yang kesusahan di tengah situasi pandemi corona yang tengah mewabah.

“Kondisi saat ini memang membutuhkan kerja keras, bahkan beragam upaya harus dilakukan secara sinergis dari berbagai kalangan. Baik pemerintah maupun masyarakat, organisasi kemasyarakatan maupun individu untuk membatu masyarakat yang kesusahan,” katanya.

Selain memberikan bantuan, pihaknya juga memberikan edukasi dan menghimbau warga, agar tetap di rumah saja serta tidak bepergian dan mengunjungi tempat-tempat keramaian. Kemudian menyarankan agar warga tidak perlu panik sambil menunggu wabah ini berakhir.

Baca juga  Bupati Tapteng Buka TMMD Ke-108  Tahun 2020 Di Wilayah Kodim 0211/TT

“Jangan lupa berdoa agar kita diselamatkan dari wabah yang berbahaya ini. Teruslah mengedepankan perilaku hidup bersih dan sehat. Kami juga berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan pemerintah dalam pencegahan Covid-19,” ucapnya.

Parlaungan juga menyatakan, sebagai Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum, mereka juga siap memfasilitasi dan mendampingi masyarakat yang tersandung masalah hukum baik dari kepolisian hingga ke Pengadilan.

“Kami hadir membantu bapak atau ibu, kalau ada masalah apapun tidak usah sungkan datang dan sampaikan kepada kami. LKBH Sumatera siap melayani dan mendampingi. Jadi kalau ada masalah, tidak perlu takut untuk datang kepada kita, di Jalan Dr. FL. Tobing No 11 Pandan,” terangnya.

Terpisah, sejumlah warga mengapresiasi langkah Parlaungan dan rekan. “Terima kasih atas ke prihatinan LKBH Sumatera yang telah turut merasakan apa yang kami rasakan saat ini. Semoga Keluarga Besar LKBH Sumatera beserta rombongan sehat selalu dan bertambah rezekinya, begitu juga dengan kami yang telah menerima bantuan ini,” ucap Tardos Panggabean mewakili warga di lokasi.

Mereka juga mengakui jika selama ini belum pernah mendapat batuan apapun dari pemerintah baik PKH, BLT dan bantuan lainnya. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan