Kerangka Patung Yesus di Direncanakan Dirobohkan, Berikut Alasannya

  • Whatsapp
Ket. Gbr : Kerangka yang direncanakan Patung Yesus di Tarutung

BeritaTapanuli.com, Taput – Kepala Bagian Hukum dan Perundangan Pemerintah Tapanuli Utara, Alboin Butarbutar,  seputar kerangka patung Yesus yang di kerjakan tahun 2013 bermasalah dan panita serta rekanan telah selesai proses hukum tindak pidana korupsi .

Dia menegaskan kerangka Patung Yesus di Dolok Peatolong, Kecamatan Tarutung itu, akan dirobohkan setelah menunggu proses penghapusan aset dan hasil koordinasi Pemkab dengan pihak kepolisian.

Alboin juga menegatakan, berdasarkan penjelasan dalam putusan Pengadilan Tipikor Medan, terkait perkara korupsi yang terjadi dalam proses pembangunan patung tersebut, dinyatakan bahwa bangunan tersebut adalah “total loss“, sehingga keberadaannya sangat sulit untuk dipertahankan dan akan lebih baik jika rencana lanjutan tidak dilakukan pada lokasi yang sama.

“Sekaitan dengan arahan Pak Bupati, sampai saat ini Pemkab Taput belum memiliki rencana melanjutkan pembangunan patung tersebut pada lokasi yang sama,”ujar Alboin, Senin (11/11).

Baca juga  Laka Truk Tangki Kontra Septor, 2 Mahasiswa Meninggal Dunia, Asal Tapteng dan Labusel

Menurutnya, rencana merobohkan patung lebih cenderung akan ditempuh, mengingat beragam kajian terhadap kondisi keberadaannya saat ini.

“Sejak beberapa waktu lalu kerangka patung telah mengalami kemiringan, dan kian hari semakin bertambah miring. Tak hanya bertambah miring, dudukan tanah tempat patung berdiri juga diperkirakan agak labil yang dibuktikan dengan adanya sedikit area longsor di bagian depan patung,” jelasnya.

Persoalan kondisi kerangka yang masih tanpa penutup, juga dinilai telah mengalami penurunan kualitas akibat diterpa panas dan hujan.

“Kita khawatir suatu ketika kerangka patung bisa roboh, dan berguling ke bagian lembah yang merupakan lahan pertanian warga serta hunian warga,” ujarnya menambahkan.

Rencana perobohan kerangka patung itu sendiri, kini telah memasuki proses penghapusan aset sekaligus pengkoordinasian dengan Polda Sumut,  perihal ada tidaknya lanjutan proses hukum terkait kasus korupsi dalam proses pembangunan patung tersebut.

Baca juga  Kodam I/BB, Salurkan Bantuan Sebanyak Rp 911 Juta Kepada Korban Tsunami

“Pemkab telah berkoordinasi dengan kejaksaan, kepolisian, dan bahkan Kodim 0210 untuk rencana perobohan patung oleh Dinas Permukiman,” ujarnya.

Harapan Alboin, rencana perobohan dimaksud mendapatkan dukungan segenap masyarakat sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Alboin juga menanggapi pernyataan anggota DPR RI, Sihar Sitorus yang dikutip sejumlah media saat meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk melanjutkan pembangunan patung tersebut.

“Kita sangat berterimakasih atas perhatian Pak Sihar Sitorus, untuk pembangunan obyek yang bernuansa pariwisata di Taput. Namun, soal patung, kembali kita tegaskan, belum ada rencana Pemkab untuk hal itu,” imbuhnya. (Fernando/BT)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan