BeritaTapanuli.com, Sergai – Kajari Sergai Donny Haryono, SH, sampaikan penjelasan pasca penggeledahan yang dilakukan pihaknya di Kantor KPU Sergai.
Penjelasan atau press release dipimpin langsung Kajari, Jumat (21/05/2021) sekira pukul 10.15 WIB, di aula Adyaksa Kejari Sergai.
Didampingi Kasi Pidsus Elon Pasaribu, SH dan Kasi Intel Agus Adiatmaja, SH, menjelaskan penggeladahan itu dilaksanakan karena ada dugaan pidana dan etikat yang tidak baik dari pihak KPU Sergai saat dimintai keterangan oleh pihak penyidik mengenai dana Pilkada 2020.
Sebelumnya, Penggeledahan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serdang Bedagai,(Sergai) Provinsi Sumatera Utara yang bertempat di Jalan Negara Sei Rampah itu, digelar Personil Timsus Kejaksaan Negri Sergai Kamis, (20/05/2021) sekira Pukul 12.00 hingga Pukul 23.00.
Diduga adanya penyalahgunaan anggaran dana hibah pilkada 2020, sebesar 36,5 M.
“Jadi untuk kepentingan penyidikan pihak penyidik menyita 14 box berkas dari kantor KPU,” ucap kajari.
Pada kesempatan ini juga Intel Kejari Sergai Agus Adiatmaja,SH mengatakan pada saat penggeledahan di kantor KPU hanya di jumpai 2 komisioner KPU dan beberapa pegawai yang bekerja.
Kasi intel kejari juga menerangkan, saat itu ditemukan berkas ditempat sampah seperti ada upaya dari KPU untuk menghilangkan berkas dengan merobek dan membakar sebahagian berkas yang ada hubungan dengan dana hibah Pilkada 2020.
Selanjutnya, Kajari Sergai juga menambahkan dengan mengatakan untuk kepentingan penyelidikan berkas akan diperiksa oleh tim penyidik serta akan ditetapkan bersalah jika ada penyimpangan hukum dari berkas yang diperiksa.
“Dan ini hanya tahap penyelidikan belum ada ditetapkan tersangka juga untuk informasi perkembangan mengenai penggeledahan KPU mintalah informasi dengan Kasi intel,” Pungkas Kajari.(h)