Jamil Zeb Tumory : Saya Kaget, Padahal Apalah yang Saya Bantu

  • Whatsapp

BeritaTapanuli.com, Sibolga – Rasa terima kasih yang terpancar dengan tangisan bahagia, seorang ibu bersama anaknya, setelah dinyatakan lulus menjadi Prajurit TNI lewat seleksi ketat CATAM di Rindam Siantar.

Namun ia justru berterima kasih kepada salah seorang anggota DPRD Kota Sibolga, ternyata seperti ini ceritanya.

Anggota DPRD Sibolga dimaksud tersebut adalah Jamil Zeb Tumory. Saat dikonfirmasi, Sabtu (16 /11/2019), Wakil Ketua DPRD Sibolga itu mengaku terang terangan.

“Saya hanya membantu, biaya latihan, biaya cek kesehatan, dan yang paling mahal itu adalah memberi semangat, kepada dia selaku anak Yatim,” ujarnya.

Iapun mengaku, sedikit khawatir bisa saja tidak lolos, namun berkat keyakinan dengan doa dan harapan. Apalagi menilik kemampuan dan kegigihan anak tersebut semakin membuatnya yakin bisa menang.

Baca juga  Update Corona : Pasien Positif Bertambah 338 Orang, Berikut Rinciannya

Jamil pun menjelaskan, bagaimana ia tertarik untuk membantu anak yatim bernama Santo itu.

Santo merupakan anak yatim, memiliki mimpi menjadi seorang prajurit TNI, ditengah keputusasaannya, karena tidak mempunyai biaya. Apalagi ibunya merupakan seorang janda, pekerja kebersihan jalan di dinas PKPLH Sibolga.

Ketika itu, Santo lagi bekerja mencor Mesjid AL Jamil, yang saat ini dalam pembangunan.

Kemudian menanyakan perihal niatnya. “apa udah jadi mendaftar TNI di Korem 023/KS?, lalu dijawab Santo, belom om, tak ada uang, tentu biayanya banyak, ia kemudian tertunduk lesu.

Baca juga  Lecehkan Kakaknya, Dua Pria Dibogem di Depan Warung

Merasa iba, Jamil menjawab, “kamu latihan dulu, soal pelatih om yang bayar, demikian juga untuk pemeriksaan kesehatan dan gigi, sebelum mendaftar sudah harus di periksa, bebernya.

Jamil juga mendorong Santo untuk fokus, hingga sang anak yatim itu, bisa lolos tahap demi tahap.

‘Saya juga kaget, padahal apalah yang saya bantu, hanya biaya latihan dan cek kesehatan gigi, dan itu sebelum pendaftaran,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video beredar berdurasi satu menit, ibu dan anak berpelukan didampingi kerabatnya, mengaku bangga dan senang bisa masuk menjadi prajurit TNI. (T/BT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan